Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Lulusan perguruan tinggi kini menjadi kelompok dengan angka pengangguran tertinggi, mencerminkan krisis kesiapan menghadapi dunia kerja. Melalui program TELADAN dan forum Tanoto Scholars Gathering 2025, Tanoto Foundation membekali generasi muda agar tak hanya kompeten, tetapi juga relevan dan berdaya guna.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2025 menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) nasional sebesar 4,76%, dengan 5,25% di antaranya berasal dari lulusan perguruan tinggi. Ini menandakan adanya kesenjangan antara output pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Di tengah era VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity), gelar akademis saja tak lagi cukup. Dunia memerlukan pemimpin muda yang cakap secara teknis, kuat secara sosial, dan adaptif terhadap perubahan.
Tanoto Foundation hadir menjawab tantangan ini melalui program unggulannya, TELADAN (Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan) — program beasiswa kepemimpinan bagi mahasiswa S1 dari 10 perguruan tinggi mitra. Tak sekadar dukungan biaya pendidikan, program ini membekali para Tanoto Scholars dengan pelatihan kepemimpinan berjenjang selama tujuh semester.
Salah satu tonggak utama dalam perjalanan para Tanoto Scholars adalah Tanoto Scholars Gathering (TSG) — forum tahunan yang mempertemukan para penerima beasiswa dari seluruh Indonesia untuk belajar, berjejaring, dan memperkuat karakter kepemimpinan.
TSG 2025 digelar pada 24–26 Juli di Komplek RAPP, Pangkalan Kerinci, Riau, dihadiri 291 peserta dari IPB University, Universitas Indonesia, ITB, UGM, Undip, dan tujuh universitas mitra lainnya.
CEO Tanoto Foundation, Benny Lee, menegaskan, “Melalui tema Becoming the Champion of Good, kami ingin setiap Tanoto Scholar tak hanya menjadi pemimpin yang berprestasi, tetapi juga panutan dalam menebar dampak positif bagi sekitarnya.”
Senada dengan itu, COO RAPP Eduward Ginting menekankan bahwa Tanoto Scholars adalah para champions terpilih. “Tanggung jawab kalian bukan hanya pada lingkungan kampus, tapi pada bangsa ini,” ujarnya.
Inspirasi dari Para Pemimpin Bangsa
TSG 2025 menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang berbagi pengalaman dan nilai-nilai kepemimpinan berdaya guna:
Veronica Tan (Wakil Menteri PPPA) menekankan pentingnya feeding positivity dan membangun diri lewat lingkungan, literasi, dan media yang membangun. “Akal tanpa budi hanyalah sia-sia,” pesannya.
Prof. Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan bahwa masa kuliah adalah golden time untuk membangun karakter dan jejaring. Ia membagikan 12 karakter kunci untuk sukses, termasuk tekad, disiplin, intuisi, dan kekuatan bawah sadar.
Angkie Yudistia (CEO Thisable Enterprise) menekankan pentingnya menciptakan peluang dari keterbatasan dan membangun empati, inklusivitas, serta kolaborasi sebagai prinsip kepemimpinan masa depan.
Selain sesi inspiratif, peserta TSG juga mengikuti kunjungan industri ke unit bisnis grup RGE milik pendiri Tanoto Foundation, belajar tentang keberlanjutan dan praktik bisnis yang berdampak. Mereka juga mengikuti experiential workshop dan kegiatan outbound yang memperkuat kemampuan kerja tim dan pemecahan masalah.
Pendaftaran Program Beasiswa TELADAN 2026 dibuka mulai 1 Juli hingga 7 September 2025, untuk mahasiswa semester pertama dari 10 perguruan tinggi mitra. Tahun ini, mahasiswa penerima KIP-Kuliah juga dapat mendaftar.
Manfaat bagi penerima:
Daftar sekarang di: bit.ly/JadiTELADAN2026. (RO/Z-10)
Stimulus Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja pemerintah biasa saja, hanya lanjutkan program dan belum bisa dorong penguatan daya beli.
KERJA sama yang baik antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu kunci terciptanya lulusan yang berdaya saing hingga tingkat global.
Selain menguasai pengetahuan akademis, wisudawan perlu membekali diri dengan keterampilan praktis dan kompetensi sosial yang relevan dengan tuntutan pasar kerja di masa depan.
Di tengah pasar kerja yang makin dinamis dan persaingan talenta yang kian ketat, soft skills kini menjadi faktor pembeda utama lulusan perguruan tinggi.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Tidak banyak kepala desa yang mau melanjutkan program setelah masa pendampingan berakhir. Namun kondisi itu tidak berlaku bagi Saeful Muslimin, Kepala Desa Tuwel, Tegal, Jateng.
Di SDN 015 Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pembelajaran numerasi tidak selalu dimulai dari buku dan papan tulis.
Di sebuah rumah sederhana di Kota Jambi, 7 Mei 1980, Zulva Fadhil tumbuh sebagai anak perempuan yang gemar membaca.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved