Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYIKAPI persaingan bisnis yang semakin tajam diperlukan kemampuan khusus untuk menjaga pelanggan, termasuk dalam sektor pendidikan. Untuk itulah tim Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DBLK) Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu Politik (Fishipol) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memberikan pelatihan tentang excellent service bagi seluruh Kepala Sekolah Amal Usaha Muhammadiyah-'Aisyiyah (AUMA) se-Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah, (4/11/23).
Profesor dari Departemen Ilmu Komunikasi UNY Suranto Aw mengatakan DBLK merupakan penugasan yang menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Pelatihan excellent service dipilih untuk para jajaran pimpinan AUMA agar senantiasa meningkatkan produktivitasnya," ujar Suranto.
Dosen Ilmu Komunikasi UNY Ratna Ekawati menyampaikan bahwa pelayanan yang dilakukan sekolah haruslah prima. "Kita bisa melihat bahwa kompetisi antarsekolah semakin ketat. Tanpa excellent service tentu sekolah tidak menjadi pilihan," ujar Ratna saat menyampaikan materi pada kegiatan DBLK tersebut.
Baca juga: PB PGRI Tolak Penyelenggaraan KLB Surabaya
Menurut Ratna, kapasitas SDM terutama berkaitan dengan pelayanan harus senantiasa di-upgrade. "Sebab, paradigma layanan prima juga sudah berubah. Semua harus tetap prima tetapi menuntut berbagai macam hal seperti harus serbacepat, akses mudah, pelayanan personal, dan keamanan data," terang Ratna yang menjadi narasumber acara tersebut. "Terlebih persoalan juga semakin kompleks."
Ada setidaknya lima standar pelayanan prima, yakni prosedur pelayanan yang jelas, waktu pelayanan yang singkat, biaya terjangkau, sarana prasarana, dan profesionalitas petugas. "Jadi pelayanan kita setidaknya harus punya prosedur yang jelas tidak memakan waktu yang lama dan biaya harus terjangkau. Fasilitas seperti sarana dan prasarana juga menjadi hal yang diharuskan," jelas Ratna. "Hal yang tidak kalah penting adalah profesionalitas yang ditunjukkan dari skill kita."
Baca juga: 2 Pelajar Indonesia Raih Gelar Grandmaster of Memory di Ajang Kompetisi Daya Ingat Internasional
Lembaga pendidikan harus menjaga citra dan reputasi agar menjadi pilihan bagi orangtua wali. Menjaga publik internal dan publik eksternal ialah hal wajib dilakukan. Sebagai dasar dari excellent service, empati harus menjadi wajah pelayanan setiap lembaga. Pelatihan yang dihadiri sebanyak 25 Kepsek AUMA tersebut mengikuti pelatihan hingga praktik excellent service di akhir sesi. Dalam praktik tersebut diketahui bahwa problematika sekolah semakin beragam mulai dari persoalan administratif hingga perilaku bullying dan masalah lain. Beragam persoalan tersebut \harus dihadapi dengan pelayanan yang prima dan maksimal untuk menjaga pelanggan.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Lorog, Tawangsari, Ariza Fardiatama, salah seorang peserta pelatihan, mengatakan, orangtua sebagai external public relations dari sekolah selalu menuntut agar komplain ditangani secepatnya. "Pelayanan komplain dan keluhan harus cepat," ujar Ariza. Disimpulkan bahwa setiap institusi termasuk lembaga pendidikan perlu memiliki tim khusus untuk menangani komplain secara online. Misalnya, admin media sosial yang semestinya menjawab pertanyaan serta keluhan dan komplain dari pelanggan.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tawangsari Muh. Subekti berharap pelatihan seperti ini terus dapat diselenggarakan untuk memberi pemahaman tentang tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta yang telah bermitra dengan kami," tambahnya. (Z-2)
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
TANTANGAN pendidikan di era disrupsi teknologi disoroti. Generasi sekarang dinilai mandiri secara digital tetapi rentan di bidang sosial dan emosional.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Tahun ini, GoTeach mencatatkan cakupan wilayah terluas dengan melibatkan 40 relawan yang menyumbangkan lebih dari 2.000 jam untuk mengajar.
Program ini didukung Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemdiktisainstek yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Melalui sistem kemitraan tanpa modal dan tanpa jaminan, para ibu mendapatkan pelatihan rutin di Cimory Center, yang kerap mereka sebut sebagai “rumah kedua”.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
Enduro Entrepreneurship Program tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penciptaan pelaku usaha bengkel yang tangguh, berdaya saing, dan siap mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved