Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Pelatihan Kerajinan Manik-Manik Dorong UMKM Lebih Kompetitif

Martinus Solo
01/4/2026 21:26
Pelatihan Kerajinan Manik-Manik  Dorong UMKM Lebih Kompetitif
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEMERINTAH Kota Sorong melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sorong resmi membuka kegiatan Pengelolaan Pengembangan Usaha Industri Kecil kerajinan tangan berbahan manik-manik, yang berlangsung di salah satu Hotel Di Kota Sorong,Papua Barat Daya (PBD), Rabu, (1/4/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, serta diikuti 50 peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sorong menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda Kota Sorong atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor industri kecil dan kreatif.

“Kerajinan tangan berbasis manik-manik memiliki potensi besar, baik dari sisi kreativitas, nilai ekonomi, maupun sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Saya berharap peserta dapat meningkatkan keterampilan, inovasi, serta daya saing produk agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Sorong akan terus mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan, dan fasilitasi pemasaran, agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua Umum Dekranasda Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para pengrajin perempuan.

Menurutnya, kerajinan manik-manik merupakan salah satu warisan budaya khas Papua yang memiliki nilai seni tinggi dan potensi ekonomi yang besar. Dengan sentuhan kreativitas dan inovasi, produk-produk tersebut diharapkan memiliki keunikan tersendiri dan mampu bersaing dengan kerajinan dari daerah lain.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk menambah keterampilan, tetapi juga menjadi modal awal bagi peserta dalam mengembangkan usaha, baik secara mandiri maupun kelompok, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan pemukulan tifa sebagai tanda resmi dimulainya pelatihan. Wali Kota Sorong juga menyematkan tanda pengenal kepada peserta serta menyerahkan bantuan berupa satu unit etalase sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha peserta pelatihan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya