Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pemprov Maluku Utara Perkuat Pemberdayaan Perempuan

 Gana Buana
29/1/2026 13:04
Pemprov Maluku Utara Perkuat Pemberdayaan Perempuan
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.(Dok. Antara)

PEMERINTAH Provinsi Maluku Utara terus mendorong peningkatan peran perempuan dalam penguatan ekonomi daerah melalui kerja sama strategis dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, ke Menara PNM di Jakarta, Selasa (27/1).

Dalam pertemuan itu, Sherly membahas langkah-langkah penguatan program pemberdayaan perempuan di Maluku Utara. Salah satu fokus utama adalah Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), yang selama ini menjadi wadah pembiayaan dan pendampingan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro.

Pada kesempatan tersebut, Sherly juga berinteraksi langsung dengan sejumlah nasabah PNM Mekaar yang telah memperoleh pendampingan usaha. Para peserta program menjalankan berbagai jenis usaha, mulai dari bisnis kuliner, kerajinan batik, hingga produksi makanan ringan.

Dalam dialog bersama para nasabah, Sherly menekankan bahwa disiplin dan semangat kebersamaan merupakan faktor penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Ia juga menggali kisah perjuangan para pelaku usaha sebagai motivasi bagi perempuan di Maluku Utara yang sedang merintis bisnis.

Salah satu nasabah, Dewi Susanti dari PNM Mekaar Cabang Depok, mengungkapkan manfaat besar yang ia rasakan selama enam tahun bergabung dalam program tersebut.

“Saya sudah menjadi nasabah PNM Mekaar kurang lebih enam tahun. Kuncinya disiplin. Kami sangat terbantu dengan adanya program ini karena bisa membuka usaha untuk membantu ekonomi keluarga. Kebetulan saya juga ketua kelompok, dan di kelompok inilah kami saling menguatkan serta berbagi pengalaman usaha,” ujar Dewi.

Hal senada disampaikan Wiwin Winarti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok. Ia mengaku terkejut sekaligus bangga mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Gubernur Maluku Utara.

“Benar-benar tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Melalui pendampingan PNM, kami juga diajari cara mengelola sampah di rumah. Sekarang jadi tahu mana sampah yang bisa dipilah dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai. Lumayan sekali, bisa membantu ekonomi keluarga,” tutur Wiwin.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa PNM terus berupaya memperluas akses pemberdayaan perempuan, termasuk hingga wilayah timur Indonesia.

“Kami terus berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan di desa-desa. Di Maluku Utara, saat ini PNM tengah mengembangkan beberapa unit layanan untuk menjangkau dan melayani ibu-ibu agar dapat tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” jelas Dodot.

Kolaborasi antara Pemprov Maluku Utara dan PNM diharapkan mampu memperluas dampak program pemberdayaan perempuan, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha ultra mikro yang berkelanjutan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga dan daerah. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya