Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SOSOKNYA memang tak sepopuler kalangan selebritas. Namun nama pengusaha Achmad Fitra Budiman belakangan sempat menjadi perbincangan di media sosial sebagai suami dari Shella Saukia, yang dikenal sebagai 'Crazy Rich Aceh'.
Achmad Fitra bukan hanya sekadar suami dari seorang selebritas Shella ternyata juga seorang pengusaha sukses yang telah membangun perusahaan besar bersama istrinya.
Salah satu fakta menarik tentang hobi dari Achmad Fitra adalah berkuda. Menunggangi kuda yang harganya juga tak kalah dari mobil mewah telah menjadi bagian penting dari gaya hidupnya.
Baca juga: Momen Sumpah Pemuda Jadi Landasan Inovasi dan Kreasi bagi Entrepreneur Muda
Ketertarikan Achmad Fitra pada berkuda telah memengaruhi beberapa aspek kehidupan pribadinya. Ia sering terlihat menghadiri acara pacuan kuda dan berpartisipasi dalam kompetisi berkuda tingkat nasional sebagai atlet.
Selain hobi berkuda, Achmad Fitra juga dikenal sosok yang memiliki kepedulian sosial terhadap anak yatim atau piatu. Tak mengharankan, ia aktif untuk mengulurkan bantuan pendidikan, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya kepada anak-anak yang kurang beruntung.
Bagi Achmad Fitra, memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memiliki masa depan yang lebih cerah adalah hal yang sangat penting.
Selain itu, Achmad Fitra juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial seperti memberikan bantuan kepada korban bencana alam, dan berpartisipasi dalam program-program sosial lainnya.
Baca juga: Melalui We Stay Management, Wijdan Bantu Rumah Kosong Jadi Sumber Cuan
Ia merasa bahwa sebagai individu yang beruntung, karena itu dirinya selayaknya memiliki tanggung jawab untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Bangun SS Group Bersama Shella Saukia
Kisah sukses Achmad Fitra berawal pada tahun 2009 – 2015 yang bergerak pada bidang bisnis kopi Gayo sebagai komuditas ekspor.
Pada tahun 2015 hingga saat ini Achmad Fitra bersama sang istri Shella Saukia, mereka mendirikan SS Group, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang Fast-moving consumer goods (FMCG) dan fashion.
Beberapa brand terkenal dari SS Group adalah Shella Saukia Shop, Shella Saukia Skincare dan Level Up Beaute, yang sangat diminati sebagian besar masyarakat Indonesia.
Keberhasilan SS Group sebagai perusahaan yang dikelola bersama oleh pasangan suami-istri ini telah menciptakan sorotan positif dalam bisnis lokal di Indonesia dan telah memiliki jaringan kemitraan hingga ribuan orang di seluruh Indonesia.
Inspirasi Miliki Tekad dan Kerja Keras
Achmad Fitra adalah tokoh yang menginspirasi tentang bagaimana kerja keras, tekad, dan kerja sama dapat mengantarkan seseorang menuju puncak kesuksesan.
Bersama istrinya, Shella Saukia, mereka telah membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat dan visi yang jelas, siapa pun dapat mencapai impian mereka.
Baca juga: Pulang dari Australia, Yohan Limerta Bangun Startup Edtech 'Cakap'
Achmad Fitra adalah bukti bahwa keberhasilan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam bisnis maupun hobi, dapat dicapai melalui komitmen dan kerja keras.
Ia juga mengajarkan kita bahwa memiliki pasangan yang mendukung dan berbagi visi dapat menjadi modal berharga dalam meraih kesuksesan.
Visi lainnya dari Achmad Fitra untuk mengembangkan bisnisnya yaitu kerja cepat, terampil dan berkembang bersama anak muda.
Kisah Achmad Fitra dan Shella Saukia adalah inspirasi bagi banyak orang yang bermimpi untuk meraih kesuksesan dan menggapai impian mereka.
Impian tersebut tidak hanya berhenti pada bisnis, tetapi juga mencakup hobi yang mereka cintai, yaitu travelling dan berkuda.
Harus Mampu Beradaptasi
"Saat memulai perjalanan bisnis saya, saya menyadari pentingnya mengikuti perkembangan zaman dan tidak terjebak dalam cara-cara lama," ucap Achmad Fitra.
"Inilah yang memotivasi saya untuk bekerja dengan cepat, memanfaatkan teknologi, dan memahami tren terkini. Anak muda memiliki semangat, kreativitas, dan keinginan untuk terus belajar," tuturnya.
"Saya selalu berupaya untuk menginspirasi dan menggandeng anak muda dalam apapun yang saya bangun. Kami tumbuh bersama-sama, saling memberikan ide segar, dan menciptakan solusi inovatif," terang Achmad Fitra.
"Ketika Anda berkerja bersama anak anak muda, bekerja cepat dan terampil bukanlah hal yang mustahil, Anda dapat mengatasi hambatan dengan lebih mudah. Anda tidak takut mencoba hal baru, dan Anda siap untuk beradaptasi," tuturnya. (RO/S-4)
Sepanjang 2025, AI tidak hanya mengubah cara manusia bekerja dan berbisnis, tetapi juga melahirkan puluhan miliarder baru di dunia teknologi.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mempertahankan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta yang telah ditetapkan.
UPAH minimum provinsi atau UMP DKI 2026 akan diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hari ini (24/12). Ia menegaskan bahwa kenaikan UMP DKI 2026 dapat diterima banyak pihak
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DK Jakarta, Uchy Hardiman mendukung pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved