Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTRAZENECA Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) terus memperkuat inisiatif untuk mendorong pemenuhan hak anak-anak dan kesetaraan bagi anak perempuan.
Kerja sama ini dituangkan melalui kampanye bertajuk #GirlsBelongHere sebagai bagian inisiatif Girls Takeover di Indonesia.
GirlsBelongHere ialah kampanye tahunan yang dikembangkan AstraZeneca Young Health Programme (YHP) bersama mitra Plan International untuk merayakan kekuatan dan potensi para gadis serta menghilangkan hambatan yang mereka hadapi.
Baca juga: Pemberdayaan Perempuan lewat PNM Mekaar Diapresiasi
Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Se Whan Chon menyampaikan pihaknya bangga menjadi pendukung GirlsBelongHere untuk mempromosikan kesetaraan gender dan hak-hak perempuan di Indonesia dalam rangkaian Hari Perempuan Internasional.
“Di AstraZeneca Indonesia, kami percaya menciptakan peluang belajar dan karier bagi perempuan muda dapat membantu meningkatkan kesehatan mereka dalam jangka panjang, dan kami menerapkan kesetaraan gender sebagai bagian dari budaya inklusi dan keragaman aktif kami."
"Melalui kampanye GirlsBelongHere pada tahun ini, kami akan menggali kekuatan dan potensi para gadis sebagai pemimpin, memberikan platform agar suara mereka terdengar, serta membantu mengatasi hambatan yang mereka hadapi," ujar Se Whan, melalui siaran persnya, Jumat (20/10).
Baca juga: Perempuan Didorong Tingkatkan Peran Majukan Bangsa
Dalam kampanye itu, tiga pendidik sebaya perempuan telah terpilih dari 70 peserta yang ikut mengambil peran dalam kompetisi demi mengambil alih tim pemimpin AstraZeneca Indonesia selama sehari.
Mereka yakni Nabiilah dari Jakarta Utara, Jehan dari Jakarta Selatan, dan Saniyyah dari Jakarta Utara. Seleksi peserta dilakukan pada 40 sekolah di Jakarta yang merupakan lokasi pelaksanaan YHP.
Dalam kesempatan sehari, ketiga finalis menyalurkan aktivitas terkait pencegahan penyakit tidak menular serta kepemimpinan perempuan pada lingkup sekolah dan luar sekolah.
Seperti Nabiilah yang menjadi atlet voli dan perwakilan DKI Jakarta untuk Putera Puteri Batik Indonesia, Jehan yang mengantongi berbagai kejuaraan pidato, dan Saniyyah yang mengemban tanggung jawab sebagai Wakil Ketua OSIS. Dengan kegiatan ini, ketiganya mendapat pengalaman berharga sebagai calon pemimpin perempuan di masa depan.
Baca juga: Peranan Perempuan dalam Perekonomian Terus Didorong
Nabiilah, dalam kesempatan sehari ini membagikan pengalamannya sebagai pendidik sebaya. Dia aktif menyuarakan isu pentingnya kepemimpinan perempuan dalam bidang kesehatan sebagai salah satu upaya pemerataan fasilitas kesehatan.
"Saya mendapatkan pengalaman sangat berharga mengenai kepemimpinan. Saya bisa mengasah kemampuan dan terus belajar dan berkembang menjadi pemimpin perempuan penerus bangsa yang bersikap inklusif dan menghargai keberagaman."
"Dalam sektor kesehatan yang begitu vital ini misalnya, saya melihat ketidakseimbangan dalam perwakilan perempuan pada posisi-posisi strategis. Padahal, perempuan muda juga memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam membentuk masa depan industri kesehatan," tuturnya.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti menekankan melalui kampanye global Girls Takeover tersebut, Plan Indonesia memberikan kesempatan bagi kepada perempuan untuk menyuarakan pendapat, menyalurkan aktivitas serta membangun kepercayaan diri mereka sebagai pemimpin di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi AstraZeneca Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir berkomitmen mepromosikan kepemimpinan anak perempuan," pungkas Dini. (RO/S-2)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
JCI Batavia menawarkan kapasitas pemimpin muda Indonesia yang siap berkontribusi dan memberikan solusi.
PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan wacana pilkada melalui DPRD yang didorong oleh elite politik.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Di tengah kompleksitas tantangan bangsa, kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun pemerintahan yang modern.
Formula intentional leadership mencakup nilai, tujuan, dan disiplin yang menjadi fondasi kepemimpinan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved