Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KODING NEXT mengumumkan kolaborasi istimewa dengan mempersembahkan Dawid Tomala, Pemenang Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020, dalam sebuah acara eksklusif Meet & Greet. Selain itu, hal itu juga menjadi momen penting untuk memperkenalkan Olympian Mind, kursus online inovatif pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk anak-anak dan remaja.
Dawid Tomala, atlet terkemuka asal Polandia, yang berhasil meraih medali emas dalam lomba jalan kaki 50 kilometer di Olimpiade Tokyo 2020, berbagi cerita yang telah menginspirasi bangsa dan dunia.
Kursus online ini memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk mendengarkan pengalaman inspiratif yang dapat memberi motivasi.
Baca juga : Tomala Menangkan Medali Emas Jalan Cepat 50 Kilometer Putra
Pendiri KODING NEXT Bartek Wasik menyatakan, "Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Dawid Tomala dalam menciptakan Olympian Mind. Ini merupakan bukti dari komitmen kami untuk memberikan pendidikan yang komprehensif kepada anak-anak dan remaja dan merupakan langkah awal menuju kesuksesan mereka serta untuk membangun pemimpin masa depan yang memiliki keberanian dan kreativitas untuk mengatasi setiap rintangan."
Tomala juga menyampaikan, "Saya sangat senang dapat berkolaborasi dalam menciptakan Olympian Mind. Pendidikan merupakan kunci keberhasilan, dan saya yakin kursus online inovatif ini akan membantu generasi muda dalam mencapai potensi maksimal mereka."
Olympian Mind adalah sebuah kursus online yang mengajarkan keterampilan penting kepada anak-anak dan remaja. Kursus ini dirancang bersama Tomala dan memberikan pembelajaran tentang bagaimana menemukan hasrat, menetapkan tujuan yang kuat, menjaga semangat saat menghadapi tantangan, bekerja secara efektif dalam tim, kemampuan dalam menyelesaikan masalah, dan banyak hal lainnya.
Baca juga : Jadwal OSN 2024, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftarannya
Kursus online tersebut dimulai KODING NEXT di Indonesia dan dapat digunakan pada akhir Oktober 2023 ini.
“Olympian Mind didasarkan pada pengalaman pribadi seorang juara Olimpiade, dan dalam kursus ini terdapat banyak latihan praktek yang harus dijawab oleh siswa, mengisi lembar kerja interaktif, dan setiap kursus diakhiri dengan sebuah proyek,” jelas Wasik.
Wasik berharap bahwa para siswa akan terinspirasi dan belajar dari juara Olimpiade mereka, yakni Tomala.
Baca juga : Olympicad 2024, Kompetisi Terbesar Pendidikan Muhammadiyah Resmi Diluncurkan
“Saya berharap bahwa anak-anak akan memahami bahwa langit adalah batasnya, jika saya percaya pada diri saya sendiri, jika saya bekerja keras, saya akan mampu mencapai hal-hal besar,” tegasnya.
Pendiri KODING NEXT tersebut mengaku, selama 20 tahun tinggal di Indonesia, terkadang siswa Indonesia yang ia temui tidak percaya pada diri mereka sendiri.
“Indonesia memiliki banyak bakat, orang-orang yang bekerja keras, kreatif. Saya ingin memberikan perasaan bahwa mereka mampu mencapai hal-hal besar,” tutup Wasik. (Z-1)
Baca juga : Snoop Dogg akan Jadi Reporter NBC Selama Olimpiade Paris 2024
Program beasiswa kursus itu, kata Muhaimin, juga ditujukan sebagai pelatihan dan peningkatan mutu bahasa para calon tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri.
Pengembangan diri, yang meliputi hard skill atau soft skill, dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan orang lain.
Mendikdasmen mengatakan Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan jalur pendidikan formal saja, tapi juga harus memperkuat pendidikan nonformal.
Menurut Microsoft's Work Trend Index 2024, keterampilan AI telah menjadi prioritas utama bagi para pemimpin di indonesia dalam melakukan perekrutan.
Dalam empat tahun terakhir, total sudah ada 331.033 lulusan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).
Ia sebelumnya menjabat Global Development Director EnglishScore.
Pendekatan lama dari program pembinaan sudah tidak lagi memadai sehingga perlu diganti dengan sistem yang lebih modern dan kompetitif.
Kevin Durant, yang telah mengoleksi empat medali emas Olimpiade, mengaku telah mengomunikasikan niatnya secara langsung kepada Managing Director USA Basketball, Grant Hill.
Pasangan Emily Harrop dan Thibault Anselmet mengantarkan Prancis meraih medali emas nomor estafet campuran ski mountaineering pada Olimpiade di Bormio, Sabtu (21/2).
Cek hasil lengkap Hari ke-14 Olimpiade Milan-Cortina 2026. Wang Xindi raih emas, Alex Ferreira berjaya, hingga dominasi Korea Selatan di Short Track.
Kesamaan visi antara Indonesia dan Malaysia ini menjadi sinyal positif bahwa ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut tidak lagi sekadar menjadi ajang berburu medali bagi tuan rumah
Sejumlah atlet Olimpiade Musim Dingin 2026 melaporkan bahwa medali emas dan perunggu yang mereka raih rusak tak lama setelah upacara penyerahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved