Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET Polandia Dawid Tomala merebut medali emas jalan cepat 50 kilometer putra Olimpiade Tokyo 2020 dengan performa dominan selama
paruh kedua balapan di Sapporo, Jumat (6/8) dan finis dalam waktu 3 jam, 50 menit, dan 8 detik.
Medali perak diraih Jonathan Hilbert dari Jerman dan medali perunggu dari Evan Dunfee dari Kanada.
Atlet asal Tiongkok Luo Yadong berada di depan hingga sepertiga balapan putaran pertama, namun pada 20 kilometer menjelang finis sekelompok besar, termasuk Tomala, mampu menyusul.
Baca juga: Damian Warner Pecahkan Rekor Olimpiade Dasalomba
Tomala mulai menjauhkan diri dari kelompok besar saat lomba memasuki kilometer ke-30.
Dia terus meningkatkan keunggulannya menjadi lebih dari tiga menit pada satu putaran dan akhirnya finis 36 detik di depan Hilbert.
"Saya masih sekitar 15 kilometer menjelang akhir dan saya tahu ada kemungkinan kehilangan anergi, karena dalam 50 kilometer, apapun bisa terjadi. Terkadang Anda berjalan cepat dan Anda tidak bisa menyelesaikana lomba, Tapi, saya merasa nyaman pada kecepatan itu sehingga berusaha melakukannya selama saya mampu," papar Tomala.
"Namun pada akhirnya, yang paling penting adalah untuk memenangi medali ini maka saya kurangi kecepatan, karena medali emas adalah medali
emas," lanjutnya.
Pemegang rekor dunia dan juara dunia 2017 Yohann Diniz dari Prancis keluar dari perlombaan sebelum tanda 30 kilometer, dengan alasan kelelahan dan sakit punggung.
Nomor jalan cepat 50 kilometer di Olimpiade Tokyo 2020 mungkin merupakan yang terakhir di Olimpiade. Event tersebut sudah dicoret dari jadwal Olimpiade Paris 2024 karena tidak ada lomba yang setara untuk putri. (Ant/OL-1)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved