Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit dalam dari RSCM Wismandari Wisnu mengatakan vaksinasi influenza sangat penting bagi para penyandang diabetes karena terbukti efektif melindungi pasien yang memiliki berbagai komorbid atau penyakit penyerta.
"Penyandang diabetes berisiko lebih tinggi terkena infeksi, termasuk influenza, karena lemahnya sistem kekebalan tubuh penyandang diabetes sehingga sulit melawan infeksi," kata Wismandari dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (8/9).
Dokter yang menjabat sebagai Sekretaris Umum PP Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) itu juga mengatakan kadar gula darah yang tinggi mempermudah pertumbuhan bakteri dan virus sehingga meningkatkan risiko infeksi.
Baca juga: Mulut Kering di Pagi Hari adalah Gejala Diabetes, Ini Penyebab dan Cara Pencegahannya
Diabetes, kata Wismandari, juga dapat merusak pembuluh darah, sehingga menyebabkan sirkulasi yang buruk dan waktu penyembuhan yang lebih lambat.
Wismandari juga mengatakan vaksinasi influenza pada penyandang diabetes dengan risiko kardiovaskular juga terbukti menurunkan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular, serta angka kejadian komplikasi kardiovaskular.
"Inilah mengapa perlindungan seperti vaksinasi influenza sangat penting bagi para penyandang diabetes," kata Wismandari.
Baca juga: Jahe Dapat Menurunkan Risiko Diabetes
Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Samsuridjal Djauzi mengatakan saat penyandang diabetes terpapar infeksi seperti influenza, maka komplikasi flu yang berakibat pada risiko rawat inap meningkat enam kali lebih besar, risiko perawatan intensif di ICU meningkat empat kali lipat, dan peningkatan risiko kematian sebesar enam kali lipat.
"Selain itu, influenza juga mempersulit penyandang diabetes mengontrol gula darahnya dan memperburuk komplikasi diabetes," kata Samsuridjal, yang merupakan pakar imunisasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi).
Oleh sebab itu, Samsuridjal menjelaskan untuk mencegah beban influenza yang berdampak besar pada seluruh aspek, maka salah satu cara yang efektif adalah vaksinasi influenza kuadrivalen yang rutin dilakukan setiap tahun. (Ant/Z-1)
Terkait perlindungan pada anak, IDAI merekomendasikan pemberian vaksin influenza dimulai sejak usia enam bulan.
Kemenkes menegaskan bahwa situasi influenza A H3N2 subclade K atau Super Flu terkendali serta dilaporkan tak ada peningkatan keparahan apabila dibandingkan dengan clade atau subclade manapun
Kemenkes melaporkan ada 62 kasus super flu di Indonesia, Beberapa gejala super flu atau infeksi Influenza A H3N2 subclade K dan cara mencegahnya
Kemenkes menegaskan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Vaksinasi flu atau vaksin influenza merupakan langkah penting untuk melindungi tubuh dari serangan virus flu musiman.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Langkah pertama dalam merawat luka diabetes adalah menjaga kebersihan luka setiap hari. Luka harus dibersihkan menggunakan air mengalir dan sabun
Diabetes tipe 5 atau maturity onset diabetes of the young (MODY), merupakan variasi diabetes yang biasanya muncul pada usia muda biasanya kurang dari 25 tahun.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved