Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa pengasuhan dan pendidikan anak bukan semata tugas ibu. Itu juga menjadi tanggung jawab ayah sehingga harus dijalankan bersama-sama.
Ia juga menekankan pentingnya kesehatan mental orangtua, baik ibu maupun ayah, untuk bisa memberikan pola asuh dan didik yang baik dan penuh cinta.
"Orangtua, terutama ibu, harus merasa bahagia karena itu sangat berpengaruh pada ASI yang dihasilkan," ujar Pribudiarta di Jakarta, Selasa (15/8).
Baca juga: Bangun Pola Asuh SIGAP untuk Generasi Anak Berprestasi
Ia juga menyinggung kewajiban dasar yang harus tersedia bagi anak supaya bisa tumbuh sehat dan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Stidaknya, ada empat hak dasar anak yang harus dipenuhi, yakni hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan dan hak untuk berpartisipasi.
"Semua pemenuhan hak anak ini perlu diperjuangkan. Berbicara SDM berkualitas, isu terkait kesehatan dan perlindungan anak yang dijamin menjadi syarat penting," tuturnya.
Baca juga: Saat Golden Age, Anak Butuh Dukungan Orangtua dan Kenyamanan
Pribudiarta kemudian mengatakan ada beberapa isu terkait kesehatan anak yang bisa menjadi masalah ketika tumbuh dewasa, antara lain rokok dan narkoba, malnutrisi atau kekurangan gizi, kesehatan mental, penyakit menular dan tidak menular serta kekerasan terhadap anak.
Terkait rokok, Ketua Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia Aryana Satrya mengatakan saat ini di Indonesia terjadi peningkatan prevalensi merokok untuk anak.
Selain itu, lebih dari 60% anak yang berusaha berhenti merokok ternyata mengalami kekambuhan.
"Stunting terutama pada keluarga miskin dan mereka banyak mengeluarkan konsumsinya untuk rokok. Selain itu peran teman sebaya dan harga menjadi sangat mempengaruhi anak dalam konsumsi rokok," jelasnya. (Ant/Z-11)
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Peneliti UCSF mengungkap stres pada anak akibat bullying hingga kemiskinan berdampak permanen pada otak.
Penelitian University of Georgia ungkap pola asuh ayah dan ibu memengaruhi kecemasan sosial remaja.
Psikiater Samarinda ungkap pola asuh keras picu self-harm remaja. Validasi emosi sejak kecil penting cegah depresi, kecemasan, hingga perilaku menyakiti diri.
Benturan antara tradisi lama dan saran medis modern masih menjadi masalah besar dalam penerapan Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Indonesia
UPAYA membangun pola asuh keluarga yang baik harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk mewujudkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) berdaya saing di masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved