Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pinjaman online (pinjol) saat ini sudah merebak di lingkungan pendidikan, tidak hanya di universitas, ternyata pinjol sudah merebak sampai ke kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi X DPR RI, Dede Yusuf mengatakan bahwa pinjol dapat secara cepat merebak karena iklannya marak muncul di aplikasi maupun Short Message Service (SMS).
"Domainnya ini terutama tentu Kemenkominfo harus bertindak cepat, saya tau sudah ribuan situs yang sudah ditutup tapi tetap muncul terus, tapi masalahnya tidak dikejar," kata Dede saat dihubungi pada Senin (14/8).
Baca juga: 31 Korban Pinjol Ilegal Jabar Mengadu ke OJK karena Diteror dan Diintimidasi
Dede mengungkapkan bahwa pihak Kepolisian sudah melalukan pengejaran, akan tetapi ternyata kebanyakan sumber pinjol tersebut dilakukan dari luar negeri.
"Jadi memang ada beberapa negara-negara yang memang mengakses kepada negara lain, dan itu pekerja migran kita yang disana pun banyak yang dipaksa melakukan itu (pemberian pinjol)," ujar Dede.
Kemudian Dede juga menyebut bahwa sudah banyak Warga Negara Asing (WNA) yang ditangkap karena melakukan akses pinjol.
Baca juga: Mahasiswa Baru UIN RM Said Ungkap Pemaksaan Masuk Pinjol
Menurutnya, alasan lain kasus pinjol bisa merebak adalah karena masyarakat kesulitan mengakses ekonomi pada saat ini.
"Misalnya akses perbankan yang benar ada, saya pernah diskusi dengan finance elektronik milik BUMN, dan juga sudah dijelaskan bahwa kalau yang namanya punya BUMN atau terdaftar negara itu benar-benar memberikan persyaratan yang tidak mengakses data dan media dari HP. Lalu kemudian bunga yang diberikan tidak boleh maksimal dua kali dari pinjaman," jelasnya.
Tetapi kalau informasi ini tidak sampai kepada masyarakat, akhirnya masyarakat mengakses yang ilegal yang muncul melalui SMS, media sosial maupun aplikasi.
"Karena mudah sekali aksesnya, jadi mereka banyak yang terjebak," ungkapnya.
Dede mengungkapkan bahwa pinjol bisa merebak di sekolah karena di zaman sekarang bisa jadi pembiayaan tambahan sekolah sering bermunculan.
"Namun ternyata pada kenyataannya dana pinjol tersebut digunakan kepada yang tidak berkaitan dengan pendidikan, malah digunakan kepada yang berkaitan dengan lifestyle seperti membeli hp, skincare dan sebagainya," tuturnya.
Jadi, menurut pandangannya, karena kurangnya fungsi pengawasan yang dilakukan oleh orang tua dan sekolah maka akibatnya anak-anak mudah mengakses pinjol.
(Z-9)
Membengkaknya utang pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) hingga Rp94,85 triliun per November 2025, mencerminkan semakin terhimpitnya kondisi keuangan masyarakat.
Sebelumnya pelaku ini kabur setelah membawa lari motor rekannya sendiri di Kabupaten Sidoarjo.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
Potensi bonus demografi 2045 terancam gagal total jika usia produktifnya lumpuh akibat utang dan mentalitas instan.
Pelajari cara memblokir KTP yang disalahgunakan untuk pinjol ilegal. Panduan lengkap mulai dari cek riwayat kredit, ajukan keberatan ke OJK, lapor pencurian identitas
ANGGOTA Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mengapresiasi Bareskrim Polri yang membongkar dua kasus aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal yang telah menjerat hingga 400 nasabah
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Pengurus Pusat Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (PP Hispisi) kembali menggelar rangkaian kegiatan International Conference
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved