Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK perlu terlebih dulu taat aturan makan terjadwal kemudian barulah orangtua menerapkan waktu makan tidak lebih dari 30 menit. Hal itu diungkapkan pakar kesehatan anak nutrisi dan penyakit metabolik Novitria Dwinanda.
Hal itu agar menghindari anak nantinya menjadi sulit makan, stunting, atau gagal tumbuh akibat malnutrisi kronik, dan obesitas.
"Urutan itu bukan 30 menit dulu, makan pakai jadwal. Makan di jam-jam yang selalu tertib di jam itu. Akhirnya anak akan terjadwal laparnya di jam-jam itu," ujar Novitria, Selasa (8/8).
Baca juga: Perbaikan Nutrisi Sebelum Hamil Turunkan Risiko Anak Alami Sindrom Down
Novitria mengatakan waktu makan diberi maksimal 30 menit mengingat umumnya anak tidak akan lagi menikmati bersantap setelah melewati waktu itu.
"Begitu lebih dari 30 menit, dia sudah mengantuk, bosan. Lalu ibunya ingin anak menghabiskan makanannya, akhirnya anaknya jadi sebel lihat sendok misalnya," kata dia.
Kemudian, anak selama makan tidak sambil menonton televisi dan di antara makan sebaiknya diberikan air putih.
Baca juga: Ini Pentingnya Asupan Nutrisi pada 1.000 HPK Anak
"Jadwalnya tiga kali makan, di antaranya ada snack. Jadi snack bisa dua sampai tiga kali habis itu makannya tiga kali. Di mana letak susu? Bisa disamakan dengan snack, tergantung usianya," jelas dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah - Puri Indah itu.
Orangtua juga perlu menciptakan lingkungan yang menyenangkan selama anak makan, termasuk menerapkan aturan makan sambil duduk dan tidak menjadikan makanan sebagai hadiah.
Selain itu, sebaiknya berikan porsi kecil, beri makanan berbentuk padat terlebih dahulu baru cairan. Selama makan sebaiknya anak tidak sambil berada di pangkuan seseorang namun berhadap-hadapan dengan sosok yang memberinya makan.
Kemudian, apabila anak tidak mau makan, cobalah mendiamkan dulu sebentar kemudian coba lagi. Bila dia masih menolak, akhiri waktu makan karena tidak ada keharusan makanan harus habis.
"Enggak apa-apa berantakan. Jangan sibuk ngelap," kata Novitria yang menyarankan orangtua membersihkan mulut atau wajah anak setelah anak selesai makan. (Ant/Z-1)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Inisiatif ini mempertegas komitmen platform dalam melibatkan orangtua secara langsung untuk menyusun kebijakan dan pengembangan Roblox di masa depan.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Anak tengah memiliki risiko lebih besar merasa diperlakukan berbeda dibandingkan saudara sulung maupun bungsu.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Adil tidak berarti memberikan perlakuan yang identik kepada setiap anak, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved