Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis gizi klinik dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Tirta Prawita Sari mengingatkan pentingnya asupan nutrisi yang cukup dan beragam pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) anak.
Tirta menjelaskan 1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang paling sensitif, dimulai sejak dalam kandungan hingga usia 24 bulan.
"Apapun yang terjadi pada 1.000 hari pertama akan membawa dampak yang sifatnya permanen," ujar Tirta, dikutip Senin (7/8).
Baca juga: Ternyata, Anak Sudah Bisa Dilatih Memilih Sejak Usia 18 Bulan
Karena masa krusial pada pertumbuhan anak dimulai sejak dalam kandungan, Tirta mengingatkan agar ibu hamil senantiasa menjaga asupan gizi dan berat badan sehingga tidak akan menurunkan risiko gangguan pertumbuhan pada anak seperti stunting.
"Kalau mau melakukan upaya preventif terhadap stunting harus cukup adekuat pada faktor ibu," kata dokter spesialis gizi klinis dari RS Pondok Indah Jakarta itu.
Ibu hamil perlu menerima asupan nutrisi memadai tidak hanya mengedepankan energi, tapi juga harus menghasilkan kandungan zat gizi yang mempengaruhi metabolisme tubuh.
Baca juga: Ini Tips Ajari Anak Pandang Keberhasilan Sebagai Hasil Usaha
"Pada waktu hamil berikan asupan nutrisi yang adekuat, bicara adekuat berarti kita bicara tentang jenis dan jumlah. Hindari gula, garam, dan penggunaan minyak berlebihan," ungkap Tirta.
Seorang ibu yang tengah hamil memerlukan asupan energi kalori tambahan sebesar 180-330 kkal, protein sebanyak 61-65 gram, dan ekstra zat besi. Zat besi tambahan didapat dari meminum tablet tambah darah (TTD) secara rutin setidaknya selama trimester terakhir.
"Dalam satu piring, setengah yang kita makan bentuknya harus sayur dan buah kemudian setengahnya lagi adalah protein dan bahan makanan tinggi karbohidrat," kata Tirta.
Dokter sekaligus dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta itu juga menekankan kepada ibu hamil untuk memastikan bahwa tidak sedang mengidap anemia dari sebelum hamil hingga setelah melahirkan.
Anemia terjadi ketika tubuh mengalami penurunan kadar zat besi dan berisiko menyebabkan kelahiran prematur, berat badan anak saat lahir yang rendah, dan risiko kematian tinggi ketika persalinan.
Anemia dapat disebabkan oleh kehamilan berulang, kehilangan banyak darah saat menstruasi, penyakit infeksi, dan asupan nutrisi tidak mencukupi. Oleh karena itu, Tirta menganjurkan untuk memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi tablet tambah darah.
Sedangkan untuk masa pascakelahiran, dianjurkan untuk memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama usia bayi. Asupan ASI untuk anak juga perlu didukung oleh makanan pendamping ASI (MPASI).
Tirta menyebutkan tujuh jenis pangan yang sebaiknya ada dalam MPASI setiap harinya yaitu beras dan umbi-umbian, kacang-kacangan, produk susu, telur, sayur dan buah, pangan hewan berdaging, serta buah dan sayur yang kaya vitamin A.
Dia menambahkan setidaknya empat dari tujuh jenis pangan tersebut harus ada dalam MPASI anak terutama pangan hewan berdaging untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan sayur dan buah yang kaya dengan vitamin A. (Ant/Z-1)
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Saat ini, banyak platform telah menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), namun belum semua orangtua memahami cara mengoperasikannya.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Menyaksikan tontonan yang tidak sesuai klasifikasi usia merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Aturan pemberian makan anak atau feeding rules tidak hanya bicara soal apa yang dimakan, tetapi mencakup tiga pilar utama: jadwal, prosedur, dan lingkungan.
Sekitar 46 persen pemilik kucing di Indonesia menganggap hewan peliharaan sebagai bagian terpenting dalam hidup mereka.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved