Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) menyalurkan bantuan berupa pembangunan Musala Ar Rahman di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan yang diberikan dimaksudkan untuk memberikan fasilitas yang nyaman untuk kegiatan beribadah para jemaah.
Secara seremonial, bantuan diserahkan pada Kamis (20/7) oleh Pimpinan Baznas RI Nur Chamdani serta Anggota Badan Pelaksana BPKH, Acep Riana Jayaprawira. Dalam pernyataannya Nur Chamdani menyampaikan rasa syukur sinergi Baznas dengan BPKH dapat menyalurkan bantuan sarana dan prasarana untuk pembangunan Musala Ar Rahman.
"Dengan adanya musala, jemaah memiliki fasilitas yang nyaman dan layak untuk melaksanakan kewajiban ibadah secara rutin. Selain itu, mushola menjadi tempat untuk mengajarkan nilai-nilai agama, etika, dan moral kepada anak-anak dan generasi muda. Dengan demikian, mushola berperan dalam pembentukan karakter yang baik dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan," kata Nur Chamdani, dalam keterangan yang diterima, Minggu (23/7).
Baca juga: BPKH Sambut Baik Langkah Cepat Arab Saudi Umumkan Kuota Haji 2024
Ia berharap, kolaborasi Baznas dan BPKH yang sudah terjalin baik selama ini, dapat terus dikembangkan. "Hal itu diperlukan untuk memberi manfaat lebih di tengah masyarakat, agar semakin banyak masyarakat yang terbantu," jelasnya.
Sementara itu, Acep mengatakan, kerja sama bantuan dengan Baznas ini sesuai dengan komitmen BPKH dalam menyalurkan nilai manfaat kepada masyarakat muslim di seluruh Indonesia. "Sebagaimana mandat yang diberikan salah satu tujuan pengelolaan keuangan haji adalah untuk meningkatkan kemaslahatan umat. Salah satunya, dengan bantuan pembangunan mushola ini." kata Acep.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat setempat, serta BPKH dan Baznas dapat terus meningkatkan kontribusi positif bagi kemaslahatan umat. (RO/R-2)
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Negara ingin memastikan bahwa pemegang izin pengelolaan zakat adalah lembaga yang benar-benar bekerja, bukan sekadar entitas di atas kertas.
Zakat dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga untuk kepentingan kemaslahatan umum dan pemulihan pascabencana.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Baznas sukses menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang menghasilkan sembilan resolusi
MUI menetapkan fatwa program JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan sesuai prinsip syariah dan bisa dibiayai dengan dana zakat, infak, serta sedekah.
Wakaf produktif hadir sebagai solusi pembiayaan pendidikan berkualitas dan gratis, membangun peradaban unggul dan sejahtera bagi umat Islam.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut, tradisi berbagi yang menjadi ciri khas umat Islam berpotensi membebaskan sekitar dua juta lebih penduduk miskin mutlak di Indonesia.
Baznas gandeng IKA Unpad untuk meningkatkan potensi zakat, infak, sedekah (ZIS)
Baznas RI menerima penyaluran infak senilai Rp100 juta dari Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) untuk menyantuni anak yatim dan disabilitas binaan Baznas.
Potensi zakat, misalnya, mencapai Rp327 triliun per tahun, tetapi realisasinya masih jauh di bawah angka tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved