Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri meresmikan Failitas Riset Satwa Nasional Animalium BRIN di kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Jawa Barat, pada Rabu (5/7).
Pada kesempatan itu, Megawati didampingi langsung oleh Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. Pada kesempatan itu, Megawati berharap bahwa penggabungan riset-riset di kementerian/lembaga dalam satu badan BRIN diharapkan dapat menghasilkan riset nasional yang bermanfaat dan berkualitas.
"Saya harus mengatakan bahwa kami baru mulai membangun kembali. Dari sisi struktur kalau kita lihat tadi masih belum sepenuhnya berjalan. Dengan dijadikan satunya peneliti di pusat riset ini, diharapkan segala sesuatu yang dihasilkan dapat diperuntukkan, bukan hanya segelintir orang tapi juga bangsa dan negara," kata Megawati.
Baca juga : BRIN Kucurkan Dana Riset Rp700 Miliar untuk Masyarakat Umum
Animalium merupakan salah satu fasilitas riset milik BRIN yang berlokasi di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong. Fasilitas ini digunakan untuk melakukan riset satwa-satwa liar yang difasilitasi oleh BRIN. Di dalamnya, terdapat museum satwa dan juga satwa-satwa yang hidup.Ada ratusan koleksi satwa liar di dalamnya, mulai dari aves (burung), pisces (ikan), herpetofauna (reptil), invertebrata (serangga), hingga mamalia
Yang membedakan dengan wisata lainnya juga adalah Animalium memiliki 5 lobi, 5 exhibit, dan 5 kandang burung aviary. Animalium dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektar. Operasionalnya baru dibuka untuk pengunjung pada Maret 2023.
Pada kesempatan itu, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengungkapkan, kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN merupakan pusat riset lifescience mulai dari yang paling basic. Ada empat organisasi riset di dalamnya, yakni organisasi riset hayati dan lingkungan, organisasi riset kesehatan, organisasi riset pangan dan pertanian serta organisasi riset perikanan dan peternakan.
Baca juga : Perkuat Industri Laut, BRIN Resmikan Fasilitas Riset BBIL di Lombok
"Jadi di kawasan ini, dari 190 hektare yang ada, 30 hektare kita buat sebagai kawasan komersial untuk tenant industri berbasis research and development," pungkas dia. (Ata/Z-7)
SEPERTI hujan di tengah hari, ketika mendengar dilantiknya Prof Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko angkat bicara soal aksi unjuk rasa sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di depan Kantor BRIN, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Selasa (27/5).
Rencana efisiensi akan dilakukan antara lain untuk alat tulis kantor sebesar 90%, percetakan dan souvenir 75,9%, sewa gedung, kendaraan dan peralatan 73,3%, perjalanan dinas 53,9%.
Dunia profesional tidak hanya membutuhkan ijazah tapi juga keberanian, passion, kreativitas, inovatif dan adaptif untuk mengikuti perubahan dan perlu membentuk perbedaan.
Kerja sama difokuskan melalui pembiayaan dari pemerintah Indonesia melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
BRIN mempunyai fungsi sebagai funding agency dalam pelaksanaan riset dan inovasi di Indonesia, bukan hanya untuk peneliti BRIN namun dapat diakses oleh untuk masyarakat umum.
Di luar kendala administratif, tantangan terbesar bagi partai pendatang baru adalah segmentasi pemilih yang sudah terkunci pada partai-partai lama.
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Proyeksi hingga 2040 menunjukkan Sumatera menjadi wilayah paling rawan terhadap cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved