Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memperkuat kemitraan dengan Kedutaan Besar Inggris melalui dukungan terhadap program beasiswa Chevening, yang merupakan lembaga penghargaan beasiswa internasional dari pemerintah Inggris.
Melalui kemitraan yang berlangsung selama tiga tahun, Prudential Indonesia memberikan dukungan finansial berupa beasiswa pendidikan kepada para pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi mereka di Inggris.
Secara khusus, Prudential Indonesia mensponsori calon mahasiswa pascasarjana (master) yang ingin mengambil studi di bidang keuangan atau ekonomi agar dapat berkontribusi terhadap kemajuan perekonomian nasional.
Baca juga : Ribuan Anak Putus Sekolah di Probolinggo, Faisol Riza Bagikan Beasiswa
Presiden Direktur Prudential Indonesia Michellina L Triwardhany mengatakan, dukungan bagi program beasiswa Chevening telah dimulai Prudential Indonesia sejak 2008, dan hingga saat ini telah memberikan akses pendidikan tinggi berkualitas ke lebih dari 22 alumni.
"Kami bangga dapat terus memperkuat kemitraan dengan Kedutaan Besar Inggris dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di Tanah Air. Di Prudential, kami percaya pendidikan sangat penting untuk mendorong potensi sumber daya manusia Indonesia serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan nasional," ujarnya.
Baca juga : Pendaftaran Beasiswa Kuliah di ISTN Dibuka, Simak Ketentuannya
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2021 mencapai 72,29, meningkat 0,49% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan IPM ini terjadi di semua dimensi yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, standar hidup layak, termasuk Harapan Lama Sekolah (HLS).
Lebih lanjut, laporan dari Bank Dunia di 2019 menemukan bahwa secara global, terdapat peningkatan sebesar 9% pada penghasilan seseorang untuk setiap tahun tambahan pendidikan yang ditempuh.
Data itu menunjukkan pentingnya pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan pembangunan ekonomi nasional.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Woen Jenkins berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Prudential Indonesia, salah satu perusahaan layanan finansial Inggris terbesar di Indonesia.
"Dukungan ini merupakan bukti komitmen jangka panjang kami untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia seperti yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo dalam visi dan misinya," ujarnya.
Beasiswa Chevening bertujuan untuk membangun komunitas internasional yang terdiri dari peserta yang memiliki kesamaan komitmen untuk berkolaborasi dalam mendorong perubahan positif.
Beasiswa Chevening menyatukan peserta yang luar biasa dari seluruh dunia termasuk Indonesia, serta mendukung mereka melalui pendidikan untuk mencapai tujuan mereka.
"Kami menyambut baik kerjasama yang luar biasa dengan Prudential Indonesia dan berharap dapat terus bermitra dengan berbagai pihak lainnya, termasuk perusahaan dan institusi pemerintah, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui skema beasiswa Chevening," imbuh Jenkins
Beasiswa Chevening adalah program beasiswa global dari Pemerintah Inggris yang tersedia di lebih dari 160 negara di dunia, termasuk Indonesia, diperuntukan bagi peserta yang memiliki potensi besar menjadi pemimpin masa depan, memberikan pengaruh, dan mengambil keputusan di berbagai bidang.
Tahun ini menandai ulang tahun ke-40 Chevening, yang bermakna bahwa program ini telah menyediakan platform untuk mengembangkan pengetahuan akademis, keterampilan profesional, dan pemahaman budaya, serta menciptakan dampak positif selama 40 tahun sejak program ini dibentuk.
Dukungan finansial Prudential Indonesia selama tiga tahun untuk program Chevening akan memastikan masyarakat Indonesia dapat mengakses pendidikan terbaik di universitas-universitas ternama di Inggris.
Para alumni Chevening dari program kerja sama Prudential Indonesia dan Kedutaan Besar Inggris mengatakan, Beasiswa Chevening telah memberikan kesempatan yang luar biasa bagi mereka sehingga dapat melanjutkan pendidikan di universitas-universitas terkemuka di Inggris.
Para alumni juga berterima kasih kepada Prudential Indonesia dan Kedutaan Besar Inggris atas kesempatan yang diberikan. Selama menempuh pendidikan, alumni tidak hanya dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang ekonomi dan manajemen, namun juga dengan keterampilan interpersonal seperti public speaking, debat, dan membangun jaringan yang akan bermanfaat di masa mendatang.
“Kami sangat berharap melalui kemitraan ini, kami dapat membantu lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa yang akan membawa perubahan positif bagi Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan komitmen panjang kami untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat sehingga mereka dapat terus #YakinMelangkah ke masa depan dan memperoleh yang terbaik dalam kehidupan,” tutup Dhany. (RO/Z-5)
Mengusung tema "Bersatu dalam Gagasan & Bergerak untuk Pengabdian", forum ini menghadirkan perwakilan alumni dari seluruh provinsi di Indonesia.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Disiplin belajar, pengelolaan waktu, dan membantu orang tua disebutnya sebagai fondasi karakter.
Beasiswa Australia Awards ditujukan bagi warga negara Indonesia yang ingin menempuh studi jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3) di berbagai universitas terkemuka di Australia.
Program ini ditujukan bagi siswa dan komunitas kompetitif yang aktif dalam berbagai perlombaan teknologi, riset, dan olimpiade akademik.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie menaruh perhatian serius terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar utama kemajuan daerah.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam UK-Indonesia Education Roundtable di London.
PEMERINTAH Indonesia dan Inggris memperkuat kerja sama investasi di sektor maritim melalui pembangunan ribuan kapal nelayan dan pengembangan kampung nelayan.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Presiden Prabowo Subianto berhasil mengamankan komitmen investasi dari Inggris senilai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved