Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
OSTEOARTHRITIS atau radang sendi lutut adalah kelainan sendi yang sangat umum terjadi, terutama pada orang dewasa muda dan mereka yang menuju dewasa akhir. Peradangan atau inflamasi ini menyebabkan sendi membengkak dan menimbulkan rasa nyeri.
Tidak banyak yang menyadari gejala peradangan ini semakin memburuk, jika pengidap tidak memperhatikan asupan makanan yang masuk ke tubuh. Diet yang tepat akan mempengaruhi kondisi para penderitanya.
Hubungan antara kesehatan sendi dan pola makan mungkin memang tidak sejelas mereka yang menderita diabetes atau penyakit jantung. Namun seiring berjalannya waktu, kualitas makanan yang Anda makan juga dapat memengaruhi kesehatan tulang rawan, cairan sinovial, jaringan, dan jumlah peradangan di tubuh.
Baca juga : Anda Punya Alergi? Perhatikan Obat yang akan Anda Konsumsi
Baca juga:
Lalu, apa saja makanan yang harus dihindari pengidap osteoarthritis agar gejala yang muncul tidak semakin buruk? Berikut beberapa di antaranya:
Baca juga:
Baca juga : Warga Diingatkan Atur Asupan Gizi Saat Bekerja
Garam menjadi pantangan untuk sebagian besar gangguan kesehatan, termasuk osteoarthritis. Rasa asin memang sangat menggoda, membuat kamu ingin mencobanya lagi dan lagi. Tetapi, kamu harus tahu, kadar natrium yang berlebih menjadi pantangan utama bagi pengidap osteoarthritis.
Hal ini menyebabkan sel tubuh harus menahan air yang membuat pembengkakan pada tulang dan sendi menjadi semakin buruk. Artinya, kerusakan sendi menjadi semakin meningkat risikonya. Pilihannya lainnya, kamu bisa menggantinya dengan rempah selain garam.
Tak sedikit pengidap mengaku mengalami rasa nyeri setelah konsumsi susu. Tenang saja, kamu bisa mengonsumsi susu kedelai jika produk susu sapi atau kambing membuat peradangan sendi yang kamu alami memburuk.
Baca juga : Menu Sarapan Anak Indonesia Ternyata Minim Asupan Omega 3 dan 6
Apa saja yang termasuk makanan dengan kadar lemak jenuh tinggi? Tentu saja makanan siap saji atau junk food atau makanan yang digoreng. Jenis makanan ini menjadi pantangan untuk para pengidap radang sendi karena senyawa yang terbentuk dari makanan yang digoreng akan membuat kadar kolesterol pada tubuh meningkat. Tidak hanya itu, makanan tinggi lemak jenuh ini cenderung membuat kamu mengidap obesitas.
Minuman soda, permen, dan minuman atau makanan lain yang tinggi gula menggoyang lidah. Bagi pengidap osteoarthritis, gula memungkinkan sitokin keluar dari tubuh.
Sitokin adalah sejenis protein yang bertugas untuk membawa sinyal yang berkaitan dengan peradangan pada tubuh. Reaksi peradangan pun terjadi, dan ini membuat sendi kamu semakin lemah. Sebaiknya, ganti asupan gula kamu dengan madu atau pemanis alami lainnya.
Baca juga : Konsumsi Kalsium Tinggi Bisa Cegah Penyakit Sendi
Asam lemak omega-6 berperan penting dalam tubuh, yaitu untuk mencegah terjadinya peradangan sekaligus membentuk sel baru. Namun, apabila dikonsumsi secara berlebihan, asam lemak ini melakukan fungsi sebaliknya, yaitu memicu terjadinya peradangan yang berlebihan, terutama jika kamu mengalami radang sendi. Asam lemak ini banyak ditemukan pada daging merah dan kuning telur.
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang keempat adalah karbohidrat halus. Selama pemrosesan, serat dan nutrisi dihilangkan dari biji-bijian, sehingga sebagian besar nilai nutrisinya hilang. Tepung putih dan nasi adalah karbohidrat sederhana, yang lebih mudah dicerna dan diserap ke dalam aliran darah, menyebabkan keracunan gula darah.
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang terakhir yaitu MSG. Monosodium glutamat (MSG) adalah bahan tambahan makanan yang berfungsi sebagai penambah rasa. Ini sering digunakan dalam makanan Cina, sup, olahan daging, dan makanan kaleng.
Baca juga : Mengenal Ikan Sidat, Sumber Protein yang Lebih Baik dari Salmon
Beberapa penelitian telah mengaktifkan kemungkinan hubungan antara MSG dan efek kesehatan negatif seperti sakit kepala, berkeringat, mual, peradangan, dan kelemahan.
Penelitian tidak meyakinkan tentang efek MSG. Tetapi jika Anda mengalami banyak peradangan, Anda dapat mencoba membatasi asupan MSG dalam makanan Anda dan kemudian mengamati dengan cermat setiap perubahan yang Anda rasakan. (Z-3)
Baca juga : Peduli Kepada Penderita Psoriasis Melalui Program ERHA A3
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
Ilmuwan UCL temukan molekul epoxy-oxylipins sebagai rem alami peradangan. Terobosan medis ini jadi harapan baru pengobatan radang sendi dan penyakit kronis.
HOLYWINGS Peduli berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif.
Risiko arhtitis teumatoid meningkat seiring bertambahnya usia, dan pada perempuan berusia di atas 55 tahun prevalensinya bisa mencapai 5%.
Mencabut cakar kucing akan membuat penderitaan fisik dan neurologis seumur hidup pada hewan.
Daun singkong kaya vitamin C, protein nabati, serat, dan antioksidan yang bermanfaat untuk meredakan peradangan sendi.
DOKTER Ortopedi mengatakan perubahan gaya hidup menjadi kunci utama dalam memperlambat kerusakan sendi dalam hal pengapuran lutut atau osteoartritis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved