Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Airlangga Decsa Medika Hertanto mengatakan mengonsumsi pangan dengan kandungan tinggi kalsium dapat mencegah timbulnya penyakit sendi.
Decsa, dikutip Senin (7/8), mengatakan masyarakat perlu menjaga asupan gizi tinggi kalsium dan makanan bergizi tinggi protein seperti ikan dan susu, mencukupi vitamin D, hindari merokok dan minuman alkohol, serta kafein berlebih.
"Selain itu, aktif berolahraga seperti jogging dan angkat beban juga bisa mencegah timbulnya penyakit sendi dan pegal linu," kata Decsa.
Baca juga : 15 Pesan Semangat untuk Peringati Hari Kanker Anak Sedunia
Olahraga secara teratur dinilai dapat meningkatkan massa otot dan mengurangi risiko fraktur sebesar 40%.
Mitos yang berkembang di masyarakat, penyakit sendi umumnya terjadi karena penuaan. Padahal faktanya, penyakit sendi juga bisa terjadi karena kurangnya konsumsi makanan yang tinggi kalsium atau bisa juga karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin.
Selain berolahraga dan menjaga asupan gizi, Decsa juga menyebut mengonsumsi susu kambing juga bisa mengatasi nyeri sendi dan pegal linu.
Baca juga : Ingin Tahu Vaksin Apa Saja yang Anda Butuhkan? Ingat Saja HALO
"Kita bisa memilih susu kambing untuk mengatasi nyeri sendi dan pegal linu. Karena susu kambing memiliki kandungan kalsium yang lebih tinggi dari susu sapi," kata dia.
Penelitian juga menunjukkan susu kambing dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting dari makanan lain.
Sebaliknya, susu sapi diketahui mengganggu penyerapan mineral utama seperti besi dan tembaga saat dikonsumsi dalam makanan yang sama.
Baca juga : Waspadai Diare selama Liburan
Laman Healthline, beberapa waktu lalu, juga menyebutkan alasan lain beberapa orang memilih susu kambing daripada susu sapi berkaitan dengan daya cerna.
Semua susu hewani mengandung beberapa laktosa (gula susu alami), yang beberapa orang, seiring bertambahnya usia, kehilangan kemampuan untuk mencerna sepenuhnya.
Tapi, susu kambing sedikit lebih rendah laktosa daripada susu sapi, atau sekitar 12% lebih sedikit per cangkir. (Ant/Z-1)
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
GURU Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof Ari Fahrial Syam mengungkapkan terdapat beberapa penyakit yang sering muncul setelah lebaran.
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
Obesitas sangat memengaruhi keseimbangan hormon, terutama pada perempuan.
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Ilmuwan UCL temukan molekul epoxy-oxylipins sebagai rem alami peradangan. Terobosan medis ini jadi harapan baru pengobatan radang sendi dan penyakit kronis.
HOLYWINGS Peduli berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif.
Risiko arhtitis teumatoid meningkat seiring bertambahnya usia, dan pada perempuan berusia di atas 55 tahun prevalensinya bisa mencapai 5%.
Mencabut cakar kucing akan membuat penderitaan fisik dan neurologis seumur hidup pada hewan.
Daun singkong kaya vitamin C, protein nabati, serat, dan antioksidan yang bermanfaat untuk meredakan peradangan sendi.
DOKTER Ortopedi mengatakan perubahan gaya hidup menjadi kunci utama dalam memperlambat kerusakan sendi dalam hal pengapuran lutut atau osteoartritis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved