Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAT Idulfitri atau salat ied merupakan salat khusus yang dilaksanakan oleh umat Muslim pada pagi hari setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadan. Salat ini biasanya dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid-masjid besar.
Salat Idulfitri memiliki tujuan sebagai ungkapan syukur dan rasa gembira atas keberhasilan menjalankan ibadah puasa Ramadan, serta sebagai wujud rasa solidaritas dan persaudaraan umat Muslim dalam menyambut hari raya Idul Fitri.
Tata cara pelaksanaan Salat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat dan dilakukan dengan cara yang sama seperti salat lima waktu lainnya, namun dengan beberapa tambahan bacaan dan gerakan tertentu.
Baca juga : Ini Tata Cara Salat IdulFitri dari MUI
Sebelum salat dimulai, biasanya dilakukan khutbah singkat atau pidato dari imam atau pemimpin salat yang mengarahkan jamaah untuk bersyukur dan berdoa.
1. Membaca niat salat idul fitri berikut:
Niat salat Idul Fitri untuk imam:
"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa."
Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.”
Baca juga : Menag Pastikan tidak Ada Penolakan Perbedaan Hari Salat Ied
Niat salat Idul Fitri untuk makmum:
"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala."
Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat salat Idul Fitri sendiri:
"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini lillahi ta’alaa."
Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Membaca Takbiratul Ihram
Baca juga : Lebaran di Vietnam
3. Membaca Doa Iftitah
4. Takbir Sebanyak 7 Kali (Rakaat Pertama). Setelah membaca doa iftitah, mengucapkan takbir sebanyak 7 kali, diikuti dengan tasbih setiap kali selesai takbir.
Bacaan tasbih setiap selesai 7 takbir di salat Id adalah seperti berikut:
Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha illallahu wallahu akbar wala haulawala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim
Baca juga : Salat Idulfitri di Balai Kota Bakal Terbuka Untuk Umum
Artinya: " Maha Suci Allah, segala pujian bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya dan upaya serta kekuatan (bagi kita) melainkan dengan kekuasaan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung."
5. Setelah itu baca Al-Fatihah, diikuti surat pendek Al-qur'an seperti biasa.
6. Gerakan dan bacaan selanjutnya hingga rakaat pertama selesai sama dengan salat lainnya.
Baca juga : Larang Salat Id 21 Apri Dianggap Langgar Konstitusi
7. Seperti rakaat pertama, rakaat kedua dimulai dengan Takbiratul Ihram, setelah itu takbir lagi. Namun kali ini takbir hanya 5 kali. Setiap kali selesai takbir, membaca tasbih seperti pada rakaat pertama.
8. Setelah itu baca Al-Fatihah, diikuti surat pendek Alquran seperti biasa. Ingat, gerakan dan bacaan selanjutnya hingga rakaat kedua selesai sama dengan salat lainnya lalu diakhiri dengan salam.
Salat Idulfitri menjadi momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia sebagai tanda berakhirnya bulan Ramadan dan sebagai wujud rasa syukur dan kemenangan atas diri sendiri dalam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. (RO/Z-5)
Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah di Jalan Bahari II, Kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2026) pagi.
Ribuan warga memadati Plaza Balai Kota Bandung untuk Salat Idulfitri 1447 H. Wali Kota Muhammad Farhan mengajak masyarakat mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.
Pemprov Riau juga menyiapkan lokasi kedua di halaman Kantor Gubernur. Tempat ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang berada di pusat kota agar lebih mudah menjangkau lokasi ibadah.
Pasukan Israel serang jemaah salat Idulfitri dengan gas air mata di luar Masjid Al-Aqsa. Penutupan masjid selama 21 hari dikecam sebagai pelanggaran hak beribadah.
Komunitas Rukyat Global Cianjur salat Idulfitri 1447 H lebih awal berdasarkan metode rukyat global dan hilal dari Afghanistan.
Jamaah Naqsabandiyah telah memulai puasa lebih awal pada 27 Februari 2025, atau dua hari sebelum keputusan resmi pemerintah Indonesia.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
Ratusan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah memadati lokasi tersebut untuk menunaikan salat Ied atau salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah
Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan kesempatan yang tepat untuk merefleksikan diri serta mempererat silaturahmi.
Gus Ipul pun berpesan kepada para penerima manfaat agar tidak putus asa dan tetap percaya pada pertolongan Allah SWT. Salah satunya, yakni bantuan yang diberikan melalui Kemensos.
Meski Masjid Agung Raja Hamidah telah disiapkan panitia sebagai lokasi alternatif, hujan yang datang tiba-tiba membuat sebagian besar jamaah kehujanan.
PRESIDEN Jokowi dijadwalkan akan menunaikan ibadah salat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang Senin (17/6).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved