Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) mengajak muzaki yang terdiri dari pelajar dan masyarakat umum untuk merasakan pengalaman membatik di Kampung Batik Cibuluh, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/4).
Kampung Batik Cibuluh merupakan salah satu kampung binaan Baznas yang mengembangkan potensi batik dan memberdayakan masyarakat sekitar. Guna mengembangkan potensi ini, Baznas memberikan bantuan pendampingan, permodalan, dan pelatihan secara intensif agar para mustahik bisa mencapai kemandirian ekonomi.
Pada acara yang dikemas dalam tema Wisata Ramadhan Baznas itu, para muzaki juga diajak untuk terjun langsung menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat, serta mengeksplorasi kebudayaan setempat.
Baca juga: Belanja sambil Bersedekah, Kolaborasi Ramadan Berkah Baznas dan Central Dept. Store Indonesia
"Alhamdulillah Wisata Ramadan di Cibuluh bisa berlangsung dan pesertanya yang mengikutinya cukup banyak. Tujuan adalah memperkenalkan cara membuat batik kepada masyarakat juga bagaimana cara mengelola, memasarkan, dan memperkenalkan Kampung Cibuluh sebagai kampung Batik ke seluruh masyarakat," ucap Pimpinan Baznas RI Muhamad Nadratuzzaman Hosen di Cibuluh, Bogor, Sabtu (15/4).
Menurut Nadratuzzaman, Wisata Ramadhan juga menjadi salah satu bentuk kegiatan memperkenalkan budaya asli Indonesia yaitu batik yang harus dilestarikan dan memiliki pangsa pasar yang besar. Selain itu, batik ini sudah menjadi pakaian nasional.
"Saya bersyukur Kota Bogor punya Kampung Batik Cibuluh ini yang memproduksi batik khas Bogor. Ini adalah suatu kekayaan budaya dan sosial untuk masyarakat Kota Bogor. Saya merasa peran Baznas ikut mengembangkan budaya batik agar terus berkembang, terutama dalam memberdayakan para perajin. Saya juga berharap dukungan kepada pihak daerah maupun swasta untuk membantu perkembangan Kampung Cibuluh ini," ujar Nadratuzzaman.
Baca juga: Renovasi Ponpes Terdampak Gempa Cianjur, Bantuan BAZNAS Masuki Tahap Dua
"Kami berharap Pemerintah Kota Bogor bersama pemda dan Baznas bisa terus memperhatikan Kampung Cibuluh ini dengan berbagai kegiatan sehingga suatu saat Bogor bisa terkenal dengan Batik Cibuluhnya, sehingga banyak masyarakat berwisata di Bogor khususnya di Kampung Cibuluh," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pelajar yang mengikuti acara membatik, Nazwa Amalia, menyebutkan acara ini sangat seru dan menjadi pengalaman pertama baginya membatik. Kegiatan ini bagaikan refresing baginya di tengah kepadatan aktivitasnya belajar.
"Semoga kampung batik ini makin terkenal dan bisa menjadi wisata edukasi untuk pelajar, dan semoga Baznas lebih banyak mengadakan kegiatan semacam ini juga karena ini sangat bermanfaat," kata Nazwa.
Baca juga: Peci Batik Jogokariyan Banyak Diburu Umat Muslim hingga Mancanegara
Hal senada diungkapkan Faiz Firzatulloh Firmansyah, pelajar asal Bogor. Dia takjub dengan berbagai proses membatik dan juga dikenalkan galeri yang ada di kampung batik Cibuluh.
"Semoga ke depannya bisa mengadakan hal semacam ini, karena bisa menjadi pembelajaran untuk anak-anak dan kita belum tentu mendapatkan semua di sekolah, dan Baznas memfasilitasi kita untuk mendapatkan ini semua. Semoga di tahun 2024, Baznas bisa mengadakan ekpedisi yang lebih seru lagi. Terima kasih banget untuk Baznas, semoga acara ini berkah," katanya.
Selain Tur Wisata Ramadhan, Baznas juga memberikan bantuan dana operasional untuk Masjid Jami Mardhotillah dan Masjid Al-Muttaqin. (S-3)
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Pelajari sejarah panjang batik Indonesia, filosofi mendalam di balik motif populer, serta perbedaan teknik tulis dan cap. Warisan dunia yang diakui UNESCO.
Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membuktikan posisinya sebagai sentra kerajinan unggulan nasional, khususnya batik.
Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food
Artijeda, Li-Uli, Miss Miniek, dan MM by Happy Gan, jenama-jenama anggota Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) tampil dalam Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW)
Hari Batik Nasional 2025, Hotel Grandhika Pemuda Semarang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menggelar workshop dan pameran batik.
BENANG Bintik atau batik khas Kalimantan Tengah (Kalteng) tampil memukau dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2026. Wastra khas Bumi Tambun Bungai itu hadir di JFW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved