Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSIN HPV penting diberikan kepada semua perempuan sejak usai dini untuk mencegah terjadinya kanker mulut rahim atau kanker serviks. Hal itu dikatakan dokterspesialis Obstetri dan Ginekologi Junita Indarti.
"Semua perempuan harus diberikan vaksinasi HPV. Bahkan lebih baik jika vaksinasi HPV diberikan sebelum kontak seksual, pada usia dini di bawah 14 tahun, antara 10 dan 14 tahun," ujar Junita, dikutip Jumat (14/4).
Dokter yang menamatkan pendidikan kedokteran umum dan spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menambajkan kanker serviks, yang 99,7% disebabkan oleh virus human papiloma atau HPV bisa disegah melalui deteksi dini melalui pap semar atau inspeksi visual asal asetat (IVA).
Baca juga: Dokter Sebut tidak Ada Obat untuk Infeksi HPV
Saat ini, pemerintah telah mendorong pemberian vaksin HPV bagi semua perempuan dengan diutamakan bagi yang berusia di bawah 14 tahun.
Pemberian vaksin di usia dini itu dinilai dapat memberikan reaksi yang sangat baik dan hanya membutuhkan dua kali suntikan setahun. Bandingkan dengan jika di atas 14 tahun, vaksin perlu diberikan 3 kali dalam 6 bulan.
Baca juga: Vaksin HPV untuk Anak Efektif Cegah Kanker Serviks
Virus HPV, kata Junita, dapat berkembang dalam jangka waktu 3 hingga 20 thaun dan lebih dari 90% tanpa gejala. Sehingga, jika tidak dideteksi dini akan sangat disayangkan. (Ant/Z-1)
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
KECANTIKAN sejati bagi seorang wanita sering kali didefinisikan melalui pantulan cermin. Namun, esensi sebenarnya terletak pada pancaran empati dan kekuatan dari dalam hati.
Angka kematian akibat kanker di Indonesia tercatat masih 234.000 kasus tiap tahun, dengan kasus tertinggi kanker payudara yang menurut Globocan 2020 tercatat 66.000 kasus.
PENYANYI Alika Islamadina menerapkan pola hidup yang lebih sehat setelah menjadi caregiver (perawat) bagi ibunya yang mengalami kanker.
Pasien sering datang dengan kondisi umum yang sudah menurun sehingga mempersulit proses tindakan dan pemulihan.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved