Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG tua harus melakukan persiapan mudik secara matang apabila hendak membawa anak mulai dari aspek pemilihan moda transportasi hingga aspek kesehatan.
"Persiapan di sini dari berbagai macam aspek. Termasuk, satu, misalnya pemilihan moda kendaraannya. Mau naik bus atau naik kereta atau naik kendaraan pribadi, tentunya persiapannya akan berbeda," kata Hari Wahyu Nurgoho, Satgas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dikutip dari Antara.
Usai menentukan moda transportasi yang akan digunakan, orang tua perlu mengetahui perkiraan jalur yang akan ditempuh seperti apa. Selain itu, atur jadwal makan dan jadwal tidur anak selama menempuh perjalanan mudik serta siapkan segala jenis perbekalan yang dibutuhkan anak termasuk bekal makanan.
Baca juga : Kominfo Luncurkan Buku Elektronik Panduan Mudik Lebaran 2023
Akses untuk mendapatkan makanan dan minuman yang baik dan bersih juga harus menjadi pertimbangan orang tua, apalagi jika anak yang dibawa mudik masih berusia satu hingga enam bulan yang masih membutuhkan konsumsi susu harian.
Apabila jarak tempuh perjalanan bisa memakan waktu cukup lama, Hari menyarankan agar orang tua melakukan transit di tengah perjalanan setidaknya satu malam. Hal ini bertujuan agar kondisi fisik anak maupun orang tua tetap bugar selama di perjalanan.
Baca juga : Bus-Bus di Terminal Giwangan Jalani Cek Kelaikan Jalan
"Kalau saya boleh saran, sebenarnya kalau untuk perjalanan misalnya sampai 12 jam atau 12 jam lebih dan kita memiliki anak kecil, maka saran saya harus ada transitnya paling tidak satu malam," kata dia.
Agar anak tidak gampang sakit selama di perjalanan, Hari mengatakan langkah pencegahan standar seperti yang selama ini diterapkan di masa pandemi Covid-19 bisa tetap dilakukan seperti mengenakan masker, menjaga jarak, cuci tangan, serta menghindari sumber penularan dari orang-orang sakit.
Memastikan kondisi lingkungan yang bersih juga harus dilakukan termasuk lingkungan sanitasi baik selama perjalanan mudik maupun saat di kampung halaman. Antisipasi kondisi lingkungan lain juga perlu diperhatikan seperti perubahan kelembaban udara.
Yang tak kalah penting, Hari mengingatkan pentingnya untuk meningkatkan imunitas anak dengan tetap memperhatikan asupan sehat dengan prinsip gizi seimbang serta memperhatikan kualitas dan kuantitas tidur.
Menurut dia, orang tua biasanya kerap melupakan aspek kualitas dan kuantitas tidur pada anak selama perjalanan mudik. Padahal, aspek ini berperan penting untuk membentuk imunitas tubuh pada anak.
"Ini yang harus diperhatikan, dicegah jangan sampai terjadi. Karena biar bagaimana pun kalau misalnya sudah asupan makanannya terganggu, kemudian tidurnya juga terganggu, imunitasnya pasti akan menurun. Kalau imunitasnya menurun, pasti juga akan mudah sakit," kata Hari. (Ant/Z-5)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
WhatsApp resmi meluncurkan fitur akun yang dikelola orang tua untuk anak usia 10-12 tahun. Simak cara setting, fitur kontrol, dan sistem keamanannya di sini.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Child grooming bisa berawal dari kedekatan semu. Orangtua jadi benteng pertama dengan parenting protektif: anak aman bercerita, paham batasan, dan mengenal emosi.
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Beberapa buah yang dianggap "sehat" dan "baik untuk jantung" bisa memicu peradangan, memperburuk aliran darah, serta memperlemah kekuatan kaki dengan cara yang tidak terlihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved