Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren pada 2023. Anggaran itu akan disiapkan melalui skema Dana Abadi Pesantren yang bersumber dari Dana Abadi Pendidikan. Penyiapan anggaran tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Gedung Kementerian Agama (Kemenag), Selasa (7/3), dan dihadiri para pimpinan Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan.
Sekjen Kemenag Nizar Ali mengapresiasi langkah-langkah percepatan yang dilakukan LPDP untuk merealisasikan Dana Abadi Pesantren. Hal itu seharusnya memang bisa dilakukan mengingat sekarang sudah ada regulasi yang menjadi payung hukum.
“Dana Abadi Pesantren merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Kalangan pesantren juga sudah menunggu-nunggu kapan Dana Abadi Pesantren ini bisa diwujudkan,” ujar Nizar Ali selepas rapat.
Baca juga: Keren! Siswa Madrasah Lolos Beasiswa di Lima Universitas Dunia
Di tempat yang sama, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan Dana Abadi Pesantren nantinya akan ditujukan untuk pembiayaan beasiswa gelar atau nongelar, untuk jenjang S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun di luar negeri.
“Karena Dana Abadi Pesantren bersumber dari Dana Abadi Pendidikan, peruntukannya hanya untuk fungsi pendidikan, bukan untuk yang lainnya. Tidak boleh untuk dakwah atau pemberdayaan masyarakat sebagaimana fungsi yang dijalankan oleh pesantren selama ini. Bahkan untuk dukungan pelaksanaan atau manajemen pun tidak boleh karena aturannya memang demikian,” terang Ramdhani.
Baca juga: DPR: Wajib Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi Sudah Tepat
Sementara itu, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Sularso menyambut baik dan mendukung percepatan penggunaan Dana Abadi Pesantren.
“Pihak Kemenag tentu lebih memahami kebutuhan apa yang diperlukan oleh pesantren. Hal-hal yang bermuara pada kebutuhan untuk menyiapkan generasi Indonesia unggul dan andal, yang memiliki komitmen kebangsaan, tentu akan kita dukung sepenuhnya, termasuk dari warga pesantren,” ujar Dwi Sularso.
Sebagai tindak lanjut, tim Kemenag dan LPDP akan membahas langkah-langkah teknis, utamanya dengan melengkapi dokumen yang diperlukan,. Dengan begitu, beasiswa khusus untuk kalangan pesantren ini dapat segera dibuka pada tahun tahun ini. (Z-11)
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peresmian PMB tahun ini mengusung semangat membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Abad ke-21, menurut Prabowo, merupakan abad ilmu pengetahuan dan teknologi.
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
PENDIDIKAN kerap dimaknai sebatas proses belajar-mengajar di ruang kelas. Padahal, mutu pendidikan sesungguhnya dibangun oleh sebuah ekosistem yang lebih luas.
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved