Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan akan mengirimkan sebanyak 62 dokter untuk membantu penanganan korban bencana di Turki dan Suriah. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.
"Kemarin saya rapat dengan Bapak Menko PMK untuk memberikan bantuan tenaga kesehatan untuk bencana alam di Turki dan Suriah. Untung kita sudah melakukan dan mempunyai tenaga cadangan kesehatan," kata Dante dalam acara Dies Natalis ke-73 FKUI di Gedung FKUI, Jakarta Pusat, Kamis (9/2).
Ia menyatakan, selain mengerahkan bantuan tenaga kesehatan, Kemenkes juga akan mengerahkan sejumlah alat medis dan obat-obatan untuk membantu para korban bencana Turki dan Suriah. Rencananya, pekan ini dokter-dokter itu akan langsung diberangkatkan ke lokasi bencana.
Dante menekankan, belajar dari pandemi covid-19, Kemenkes telah memiliki program tenaga kesehatan cadangan untuk dikerahkan dalam berbagai kejadian bencana, mulai dari bencana nonalam hingga bencana alam. Pihaknya juga telah memiliki perencanaan untuk pengerahan tenaga kesehatan itu.
"Kalau bencana alam, bencana banjir, bencana gempa, mitigasinya berbeda-beda. Misalnya kalau gempa, kita kirimkan tenaga ortopedi di minggu pertama. Lalu minggu kedua terkait penyakit menular di daerah pengungsian. Mitigasi itu dilakukan untuk ketahanan di masa depan untuk menghadapi kegawatdaruratan," ucap dia.
Baca juga: Jumlah Korban Jiwa Gempa Turki-Suriah Capai 15.000 Orang
Seperti diketahui, hingga kini korban tewas akibat gempa Turki-Suriah telah meningkat menjadi lebih dari 15 ribu. Setidaknya 12.391 orang menjadi korban tewas di Turki, dan 2.992 di Suriah.
Masyarakat di kedua negara mengeluhkan proses evakuasi yang terbilang lambat. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengakui kelambanan pasukannya dalam mengevakuasi para korban bencana ini.
Pasalnya medan berat, cuaca ekstrem dan kegagapan pejabat daerah menghambat upaya cepat penaggulangan bencana ini.
"Tentu saja, ada kekurangan. Kondisinya jelas untuk dilihat. Tidak mungkin siap menghadapi bencana seperti ini," kata Erdogan.(OL-5)
WARGA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan ini merasakan beberapa kali gempa bumi dengan kekuatan di atas 4 magnitudo.
GEMPA bumi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dengan magnitudo (M) 6,4 diperbarui jadi 6,2 membuat perjalanan kereta api wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa, kini semua perjalanan aman
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved