Kamis 12 Januari 2023, 16:58 WIB

KemenPPPA: Pelaku Kekerasan Seksual Anak Harus Dihukum Seberat-Beratnya

Naufal Zuhdi | Humaniora
KemenPPPA: Pelaku Kekerasan Seksual Anak Harus Dihukum Seberat-Beratnya

Thinkstock
Ilustrasi

 

SEORANG guru ngaji sekaligus pengajar rebana di Kabupaten Batang, ditangkap lantaran diduga melakukan kekerasan seksual terhadap puluhan anak.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Nahar mengatakan pelaku harus dihukum seberat-beratnya.

Baca juga: Jamaah Lansia Jadi Fokus Utama Pemberangkatan Haji Tahun Ini

"Itu harus dihukum seberat-beratnya untuk pelaku, lalu kemudian anak-anak yang menjadi korban pastikan dia terdata dan dipenuhi haknya sebagi korban," ucap Nahar saat dihubungi pada Kamis (12/1).

Nahar menambahkan bahwa yang menjadi pelaku harus diberikan hukuman seberat beratnya, di Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan anak menyebutkan kalau ada orang melakukan pencabulan kepada anak maka hukumannya bisa diperberat bahkan bisa diberikan hukuman tambahan. Tetapi bagi korbannya wajib diberikan haknya sebagai korban, misalnya tidak dikucilkan, tetap sekolah, dipenuhi hak-hal lainnya.

"Oleh karena itu maka penting agar anak-anak yang mengalami kekerasan seksual terdata dengan baik. Kalau yang 21 jumlah yang sudah pasti, kita berharap yang 21 ini bisa ditangain dengan baik," tegas Nahar.

Lanjut Nahar ia memamaparkan apabila dugaannya lebih dari 21 anak, maka segera untuk melapor ke layanan-layanan pengaduan baik di Polres Batang maupun di Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak. (OL-6)

Baca Juga

Ist

Jadikan Imlek Momentum Perayaan dan Suka Cita Kebangsaan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:42 WIB
Perhelatan yang biasa dilakukan oleh etnis Tionghoa ini merupakan suatu kegiatan atau budaya rutin yang biasa dilakukan untuk menyambut...
Ist

IBI Siap Menjadi Wadah Entrepreneur Bagi Generasi Masa Depan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:09 WIB
Dalam membantu memberikan pengarahan prospek karier bagi para mahasiswanya, IBI Kwik Kian Gie juga menyediakan berbagai program seperti...
Dok MI

KemenPPPA Sebut Perkawinan Anak di Indonesia Sudah Mengkhawatirkan

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 27 Januari 2023, 17:41 WIB
Lebih banyak disebabkan oleh faktor pemohon perempuan sudah hamil terlebih dahulu dan faktor dorongan dari orangtua yang menginginkan anak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya