Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem diperkirakan masih akan bakal melanda wilayah Jawa Tengah hingga awal 2023. Untuk itu masyakarat diperingatkan untuk waspada.
Rabu (28/12) cuaca buruk dengan intensitas hujan lebat disertai angin kencang masih terjadi di berbagai daerah di Jawa Tengah. Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin ribut juga menjadi perhatian serius untuk meningkatkan kewaspadaan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem bakal melanda wilayah Jawa Tengah hingga awal tahun depan, karena hasil analisis dinamika atmosfer terdapat pertemuan massa udara dingin dari Asia dengan massa udara panas dari Australia.
"Kondisi itu dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia termasuk Jawa tengah," kata Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Sutikno.
Selain itu, jelas Sutikno, daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Selat Malaka hingga Riau, dari Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur, di Laut Jawa, Laut Bali, dari Selat Sunda hingga Jawa Barat. Meningkatnya potensi penguapan (penambahan massa uap air) berada di wilayah Laut Jawa, ungkap Sutikno, kelembaban udara yang relatif cukup tinggi dan labilitas lokal yang cukup kuat turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Jawa Tengah, sehingga potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingat kepada warga dan pelancong serta pengelola tempat wisata untuk waspada dengan memantau informasi dari BMKG. "Saya minta untuk perayaan-perayaan tahun baru semua mesti mengikuti informasi terbaru, termasuk cuaca dan penyebaran Covid-19," kata Ganjar Pranowo.
Cuaca ekstrem diprediksi akan mewarnai pergantian tahun 2023, lanjut Ganjar Pranowo, karena itu diminta warga Jateng untuk tidak larut dalam euforia perayaan malam tahun baru. Dihimbau warga untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca BMKG. (OL-15)
Sekda Provinsi Jateng turun langsung mengawal proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang lereng gung Lawu.
Selain hujan ekstrem, wilayah terdampak berada pada Sub DAS Penakir, bagian hulu Sub DAS Gintung, dengan kondisi lereng agak curam hingga sangat curam
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat meminta masyarakat waspada terhadap puncak cuaca ekstrem yang diperkirakan akan berlangsung sampai Februari 2026
ANGGOTA Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menyampaikan pandangannya menyikapi perkembangan penanganan lingkungan dan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Indonesia.
Sebenarnya KLHS telah memuat pembagian zonasi lingkungan secara jelas.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved