Selasa 27 Desember 2022, 16:07 WIB

Wapres Ungkap Larangan Rokok Batangan untuk Cegah Pembeli Anak

Kautsar Widya P | Humaniora
Wapres Ungkap Larangan Rokok Batangan untuk Cegah Pembeli Anak

MI/Adam Dwi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menilai aturan larangan penjualan rokok per batang menjadi upaya mencegah konsumen rokok dari kalangan anak-anak. Aturan ini tertuang Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Pemerintah Tahun 2023.

"Menurut apa yang saya pernah dengar, itu terkait kalau yang (per) batang itu yang banyak membeli anak-anak," ujar Ma'ruf Amin saat kunjungan kerja ke Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/12).

Ma'ruf menyebut Keppres Nomor 25 Tahun 2022 itu merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sehingga larangan menjual rokok ketengan sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat. 

"Jadi masalahnya sudah menjadi undang-undang sehingga mesti dilaksanakan," imbuhnya.

Selain itu, Wapres memastikan pemerintah akan menyusun strategi dalam mengawasi penjualan rokok. Agar tidak ada lagi pedagang yang menjual rokok ketengan. 

"Kita siapkan (pengawasan) walaupun nanti tentu seperti apa tapi pengawasannya akan terus dilakukan karena itu sudah menjadi perintah undang-undang ya jadi kita harus kerjakan," tukasnya.

Baca juga: Jokowi Akan Larang Pedagang Jual Rokok Eceran

Sebelumnya, rencana terkait pelarangan penjualan rokok ketengan muncul ke publik setelah beredarnya salinan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023.

Dalam beleid itu, pemerintah berencana menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

Larangan penjualan rokok ketengan menjadi satu dari tujuh pokok materi muatan dalam rancangan peraturan pemerintah tersebut.

Selain itu, pemerintah juga akan memperbesar ukuran gambar dan tulisan peringatan kesehatan pada kemasan produk tembakau.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Portal I-LEAD ICEL Penting sebagai Aktualisasi Demokrasi Lingkungan di Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 10:58 WIB
KLHK terus berusaha untuk melengkapi upaya dalam proses penanganan lingkungan dengan berbasis pada scientifc sensing dan evidence...
ilustrasi

Setiap Hari, 1 sampai 2 Anak di NTB Dinikahkan

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 27 Januari 2023, 10:57 WIB
Terdapat kenaikan permohonan dispensasi pernikahan anak di tahun 2020 sebanyak 492 di...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Batasi Konsumsi Nasi dan Mi Penyebab Kadar Gula Darah Naik

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 08:05 WIB
Mengonsumsi makanan sumber karbohidrat seperti nasi dan mi dalam jumlah berlebihan dapat menaikkan kadar gula darah sehingga perlu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya