Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Dikti-Ristek) Kemendikbud-Ristek menyelenggarakan Anugerah Diktiristek 2022 Kamis (15/12) malam. Terdapat lebih dari 300 kategori penghargaan yang diberikan kepada Perguruan Tinggi di Indonesia, Kementerian/Lembaga , mitra industri hingga media massa yang mendukung pelaksanaan program Dikti-Ristek.
Salah satu kategori untuk media massa, yakni Jurnalis Cetak Terbaik. Wartawan Media Indonesia Faustinus Nua berhasil meraih penghargaan Gold Winner untuk kategori tersebut. Di tempat kedua adalah jurnalis Kedaulatan Rakyat dan tempat ketiga jurnalis Koran Jakarta.
Plt. Dirjen Dikti-Ristek Prof. Nizam mengapresiasi kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak selama ini. Menurutnya selama 3 tahun terakhir, Dikti-Ristek mengusung tema gotong-royong untuk membangun pendidikan tinggi Indonesia.
Baca juga: USK Kembali Kukuhkan 6 Guru Besar
"Tema Dikti selama 3 tahun belakang ini adalah gotong-royong, kita bersama-sama bergandengan mentransformasikan menuju pendidikan tinggi masa depan, pendidikan tinggi yang menyediakan SDM yang unggul, adaptif, kreatif, inovatif dan tentu berakhlak mulia untuk memastikan masa depan dari anak-anak kita adalah gemilang. Itu semua membutuhkan gotong-royong kita bersama-sama," ucap Nizam.
Nizam berharap gotong-royong semua pihak bisa terus diperkuat di masa datang. Program-program Ditjen Dikti-Ristek membutuhkan kolaborasi semua pihak agar bisa berjalan baik dalam transformasi pendidikan tinggi di tanah air.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Jenderal Dikti-Ristek Tjitjik Sri Tjahjandarie menjelaskan bahwa Anugerah Diktiristek 2022 diberikan melalui serangkaian proses seleksi. Tjitjik selaku Ketua Panitia menyebut bahwa seleksi dilakukan berdasarkan penarikan data dan kinerja perguruan tinggi dan mitra terkait.
"Anugerah Diktiristek 2022 diberikan melalui serangkaian proses seleksi yang meliputi penjurian dan seleksi berdasarkan penarikan data yang mengukur kinerja perguruan tinggi, LLDIKTI dan mitra dari K/L serta dunia usaha dan industri dan media," ucapnya.
Dia berharap penghargaan tersebut bisa memacu kinerja perguruan tinggi dan memberi semangat kepada mitra terkait agar bisa memberi pelayanan pendidikan yang terbaik bagi semua masyarakat Indonesia.(H-3)
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus berubah, Universitas Terbuka (UT) memperkenalkan wajah baru kepemimpinannya serta arah strategis yang ingin dibangun bersama
Aspek HAM pada Astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru.
KETUA Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting sebagai penulis sejarah yang dapat mempengaruhi masyarakat dalam memandang dunia.
MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat langsung digugat secara perdata maupun pidana atas karya jurnalistiknya, sepanjang karya tersebut merupakan produk jurnalistik.
Putusan MK menegaskan bahwa perlindungan terhadap wartawan bertujuan memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik.
MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terkait perlindungan hukum terhadap wartawan.
DI tengah kabut duka bencana yang masih menyelimuti Kabupaten Tapanuli Utara dan sejumlah wilayah Sumatera, komitmen wartawan untuk menjaga profesionalisme tak goyah.
Aspek HAM pada Astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru.
Pendapat tersebut bukan hanya keliru, tetapi juga mencerminkan sikap abai terhadap hak konstitusional wartawan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved