Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Provinsi Jawa Timur menyatakan tantangan penanganan stunting masih membentang. Karena itu, penanganan stunting harus sinergi dan kolaborasi semua pihak.
"Tantangan penanganan stunting di pemda perlu akurasi data selain peran orang tua sangat vital dan menentukan," tegas Kepala Seksi Kemasyarakatan 1 Bakorwil Malang Rety Suryaningsih, Kamis (24/11).
Rety menjelaskan persoalan akurasi data itu seperti yang diminta data ibu hamil dan anak baru lahir, akan tetapi data yang diserahkan justru anak usia 2-3 tahun. Padahal penanganan stunting itu sejak anak dalam kandungan atau ibu hamil.
Tantangan lainnya peran orangtua kurang optimal dalam memperhatikan gizi anak. Pada Agustus lalu setelah dicek guna mengukur manfaat bantuan susu, vitamin dan makanan tambahan, ternyata berat badan kebanyakan anak justru turun. Kalaupun berat badannya ada yang naik, itu tidak signifikan.
"Kenaikan berat badan hanya 1-2 ons. Padahal dengan bantuan yang sudah digulirkan bisa lebih optimal," tuturnya.
Di sisi lain, stunting berkaitan dengan masalah kemiskinan. Untuk itu, Pemprov Jatim terus berupaya optimal menangani stunting dengan target 14% dari angka sekarang 23,5%.
"Bakorwil telah menyalurkan bantuan 80 orang di Kabupaten Malang meliputi Kecamatan Wonosari, Ngajum, Kromengan dan Sumberpucung," ujarnya. (OL-15)
Kenaikan angka ini, berdasarkan hasil evaluasi dan pencatatan pelaporan berbasis masyarakat (PPGM)
MESKI sudah puluhan tahun berusaha diatasi, persoalan malanutrisi hingga kini masih menjadi tantangan tersendiri.
PBB menyebut Gaza menghadapi krisis kelaparan terburuk dengan lebih dari 20 ribu anak alami gizi buruk.
KRISIS gizi di Jalur Gaza, Palestina, mencapai titik kritis dengan lonjakan kematian yang mencolok sepanjang Juli 2025. Hal itu diungkapkan WHO dalam laporan terbaru yang dirilis 27 Juli 2025.
Data juga menunjukkan 1,4 juta perempuan hamil dan menyusui mengalami malnutrisi.
Setiap 25 Januari, Hari Gizi Nasional diperingati untuk memberikan kesadaran pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved