Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fetomaternal, Rima Irwinda, mengingatkan bahwa generasi unggul dan berkualitas ditentukan sejak masa kehamilan.
"Yang perlu dicita-citakan bukan hanya melahirkan bayi dengan berat badan cukup, tapi juga bayi yang sehat dan berkualitas," kata Rima Irwinda pada acara Webinar HUT RSCM yang diakses secara daring, dikutip Selasa (15/11).
Dokter dari Departemen obstetri dan ginekologi FKUI-RSCM divisi Fetomaternal itu mengatakan, melalui pemenuhan nutrisi selama masa kehamilan, diharapkan ibuakan melahirkan bayi sehat dan di kemudian hari tidak mengalami masalah kesehatan, seperti hipertensi, obesitas atau kardiovaskular.
Baca juga: Ibu Hamil, Yuk Kenali Tanda-Tanda Melahirkan Sudah Dekat
"Selain itu, diharapkan juga berkualitas, artinya perkembangan neurologisnya baik, misalnya inteligensi dan pendidikannya lebih tinggi dari orangtuanya," katanya.
Rima menambahkan WHO merekomendasikan agar ibu hamil mendapatkan suplementasi besi dan asam folat yang cukup.
"Namun, WHO juga memberikan catatan, pada negara-negara yang memiliki defisiensi mikronutrien tertentu, misalnya defisiensi vitamin A, iodium, atau vitamin D-kalsium, negara tersebut bisa memodifikasi, jadi bukan hanya besi dan asam folat saja, ditambahkan sesuai defisiensi di area tersebut," katanya.
Terkait hal itu, kata dia, negara atau daerah tertentu perlu mengetahui kondisi populasi ibu hamil, terutama terkait dengan defisiensi mikronutrien.
"Dengan demikian, dapat diketahui kebutuhan ibu hamil dan defisiensi mikronutriennya, sehingga dapat dimodifikasi sesuai kondisi populasi ibu hamil," ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto menambahkan pemerintah terus menggencarkan edukasi guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang.
"Pemenuhan makanan dengan gizi seimbang diperlukan bagi seorang ibu yang sedang hamil dan ibu yang sedang menyusui. Selain itu, juga bagi anak perempuan yang nantinya menjadi calon ibu, serta bagi bayi dan anak-anak," katanya.
Menurut Agus, pemenuhan nutrisi pada ibu hamil dan ibu menyusui akan mencegah risiko terjadinya stunting.
"Keluarga berperan penting dalam menjamin tersedianya makanan bergizi melalui pemenuhan gizi seimbang, termasuk bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta bagi anak-anak, dalam rangka menciptakan generasi unggul dan berkualitas," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Dokter FKG IPB dr Ganot Sumulyo ingatkan tanda bahaya kehamilan seperti perdarahan & preeklamsia. Simak 6 gejala darurat yang wajib segera ke RS.
Rasa gatal pada ibu hamil biasanya berpusat di area perut dan payudara.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved