Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 mencatat warga Indonesia yang sudah mendapat vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau dosis penguat hingga Sabtu (5/11) mencapai 65,34 juta orang.
Jumlah warga yang mendapat vaksinasi dosis penguat tercatat bertambah 79.077 orang dari hari sebelumnya menjadi 65.344.938 orang atau 27,85% dari target vaksinasi covid-19 yang seluruhnya 234.666.020 orang.
Sedangkan warga yang sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin covid-19 tercatat bertambah 20.957 orang dari hari sebelumnya menjadi 171.979.021 orang atau 73,29% dari target.
Vaksinasi dosis pertama tercatat sudah dilakukan pada 205.184.682 orang, bertambah 8.812 orang dari hari sebelumnya.
Pemerintah juga sudah melaksanakan vaksinasi covid-19 dosis keempat atau dosis penguat kedua pada tenaga kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan yang sudah mendapat vaksinasi dosis penguat kedua tercatat 680.210 orang.
Baca juga: Kehadiran Subvarian XBC Harus Menjadi Kewaspadaan
Menurut data Satgas, angka kasus covid-19 di Indonesia pada Sabtu bertambah 4.717 menjadi total 6.517.630 kasus.
Satgas menekankan pentingnya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan untuk menekan penularan virus korona penyebab covid-19 beserta varian-variannya.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Agus Suprapto mengatakan bahwa protokol kesehatan dan vaksinasi adalah kunci untuk menanggulangi penularan covid-19.
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah daerah perlu terus menggiatkan penyuluhan mengenai pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah penularan covid-19. (Ant/OL-16)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved