Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRES vaksinasi covid-19 bagi lanjut usia (lansia) dan remaja terus dipercepat. Sebanyak 14.921.014 lansia telah menerima vaksin dosis lengkap hingga hari ini.
“Jumlah itu setara 69,23 persen dari target 21.553.118 lansia,” tulis keterangan di laman vaksin.kemkes.go.id yang dikutip pada hari ini.
Sebanyak 18.434.743 lansia telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sama dengan 85,53 persen dari target vaksinasi lansia.
Sementara itu, pemerintah menargetkan 26.705.490 remaja usia 12 hingga 17 tahun menerima vaksin covid-19. Sebanyak 82,78 persen di antaranya tuntas divaksinasi.
“Jumlahnya 22.105.757 orang,” bunyi data Kemenkes.
Baca juga: Kemenkes Akui tak Mudah Cari Penyebab Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak
Kemenkes menyebut remaja penerima dosis vaksin pertama mencapai 96,02 persen. Jumlahnya mencapai 25.643.280 orang.
Selanjutnya, 17.533.448 anak usia 6 hingga 11 tahun rampung divaksinasi. Angka itu setara dengan 66,41 persen dari target 26.400.300 anak.
“Kemudian 21.169.512 anak telah menerima vaksinasi dosis satu atau setara 80,19 persen,” bunyi data itu.(OL-4)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved