Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK-proyek pembangunan dan restorasi yang dilaksanakan Badan Restotasi Gambut dan Mangrove (BRGM) sejak 2017 diminta untuk dievaluasi, menyusul banyaknya kegagalan program di lapangan.
Hal ini disampaikan, Andi Lukhito perwakilan Tim Restotasi Gambut dan Mangrove Daerah (TRGMD) Kalimantan Selatan, di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion Rencana Program Inovatif Kegiatan Restorasi Gambut di KHG Sungai Maluka - Sungai Martapura Kalsel, 13-14 Oktober 2022.
"Sudah enam tahun keberadaan BRGM memang banyak pembangunan yang telah dilakukan. Namun kita tidak boleh hanya mengejar kuantitas melainkan kualitas. Karena itu perlu dilakukan evaluasi menyusul banyaknya kegagalan program di lapangan," tegasnya.
Andi mencontoh sejumlah program pembangunan skat kanal dan sumur bor di Kalsel yang sudah tidak lagi berfungsi. Ataupun program revitalisasi ekonomi masyarakat sekitar gambut yang tidak berjalan sesuai harapan. Demikian juga program revegetasi melalui pembagian bibit dan
penanaman dinilai gagal.
Menanggapi hal ini, Ketua Pokja Teknik Restorasi Gambut dan Mangrove, BRGM, Agus Yasin, mengatakan sejauh ini pihaknya telah melakukan evaluasi terkait program pembangunan yang dilakukan di sejumlah daerah. "Evaluasi sudah berjalan di sejumlah provinsi dan nantinya akan masuk ke Kalsel. BRGM melakukan akan evaluasi secara terbuka," ungkapnya.
Baca Juga: Pertanian Lahan Gambut Berpotensi Besar untuk Dikembangkan
Secara keseluruhan tercatat sejak 2016 di Kalsel sudah dibangun sedikitnya 579 sumur bor dan 246 skat kanal serta 20 program revitalisasi ekonomi masyarakat berupa kegiatan usaha masyarakat desa.
Berdasarkan data KHG, luas lahan gambut dan rawa di wilayah ini seluas 382.271 hektare. Luas lahan gambut mencapai 235.561 hektare dimana 80 persen berada di areal konsesi perkebunan. Sementara target restorasi gambut yang dilaksanakan BRGM di Kalsel seluas 22 ribu hektare.
Pada bagian lain, kawasan lahan gambut di sekitar bandara internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel yang ditetapkan sebagai KHG Sungai Maluka - Sungai Martapura menjadi prioritas kebijakan restorasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).
KHG Maluka-Martapura meliputi wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru dengan luasan KHG diperkirakan mencapai 90 ribu hektare. Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah, mengatakan salah satu areal yang rawan karhutla di Kalsel
adalah kawasan gambut sekitar bandara Syamsudin Noor Banjarbaru. (OL-13)
Baca Juga: Walhi Minta Pemerintah Evaluasi Program Rehabilitasi Mangrove
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Data historis menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari lahan gambut serta kebakaran hutan masih menjadi kontributor utama peningkatan emisi nasional.
Kolaborasi antara IPB University dengan Kyoto University bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air,
Kubah gambut merupakan sumber air yang sangat penting bagi kesehatan tanah di sekitarnya, terutama saat musim kemarau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved