Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELANGI merupakan sebuah fenomena alam yang indah. Biasanya, Anda dapat melihat pelangi setelah hujan turun.
Pelangi terdiri dari beragam warna yang disebabkan oleh kombinasi pembiasan dan pantulan cahaya matahari oleh tetesan air di atmosfer.
Saat sinar matahari berada dalam sudut tertentu dan sampai ke mata, dari titik pertemuannya dengan tetesan air bersama dengan jarak yang tepat, maka warna-warni tersebut akan terlihat.
Baca juga: Ini Pengertian Bencana Hidrometeorologi, Penyebab dan Contohnya
Warna yang sering terlihat oleh mata adalah warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna tersebut kita kenal dengan sebutan mejikuhibiniu dengan merah berada di bagian luar lengkungan.
Pelangi dapat terlihat dengan jelas sesaat setelah hujan badai berakhir. Hal ini disebabkan oleh awan yang muncul pada saat badai berlangsung telah menghalangi cahaya matahari dan tetesan air yang belum jatuh ke Bumi dalam bentuk hujan akan menguap dengan cepat.
Berikut ini adalah beberapa fakta tentang pelangi yang jarang diketahui orang.
Pelangi sebenarnya terdiri dari beberapa warna, semuanya tergantung dari orang yang melihat pelangi tersebut.
Setiap mata akan melihat pelangi yang berbeda, sebab pembiasan cahaya yang dilihat mata dapat berada dalam angle yang berbeda-beda.
Posisi dari matahari juga berperan penting dalam munculnya warna pelangi dan bentuk dari pelangi tersebut.
Pelangi terdiri beberapa jenis, di antaranya circular rainbow, red rainbow, dan pelangi pagi hari. Circular rainbow adalah pelangi dengan 4 warna dan hanya muncul pada malam hari. Kemudian red rainbow adalah pelangi yang muncul pada saat senja. Sementara jenis pelangi yang terakhir adalah pelangi yang muncul pada pagi, siang, ataupun sore hari setelah terjadinya hujan. (OL-1)
Gerhana Matahari total terjadi ketika Bulan bergerak tepat di antara Bumi dan Matahari, menutupi piringan Matahari sepenuhnya.
Satelit Landsat 8 milik NASA menangkap gambar unik menyerupai manusia salju sepanjang 22 kilometer di Semenanjung Chukchi, Rusia.
Langit berwarna oranye pekat terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Tim ilmuwan di Swedia berhasil menangkap fenomena langka aurora biru di ketinggian 200 kilometer, lebih tinggi dari prediksi model ilmiah.
Fenomena ini akan mencapai puncaknya pada Rabu, 5 November pukul 19:19 WIB, menandai supermoon kedua dari tiga supermoon berturut-turut yang akan menutup tahun 2025.
Riset ilmuwan ungkap bagaimana kegelapan sesaat mampu mengubah ritme biologis burung secara dramatis.
PEMERINTAH mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra dengan menyiapkan langkah-langkah berbasis sains dan teknologi guna membangun ketahanan pascabencana.
Ada tiga fase yang terjadi pada tubuh saat kita sedang jatuh cinta.
Sains menunjukkan betapa luar biasa dan kompleksnya alam semesta. Semuanya menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu dan imajinasi manusia tidak pernah berhenti berkembang.
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan pentingnya dukungan terhadap potensi siswa madrasah. Kemenag akan mendorong pembentukan Direktorat Pendidikan Vokasional Madrasah
Kemdiktisaintek menggelar pelatihan untuk memperkuat literasi sains dan teknologi di masyarakat.
Penelitian mengungkap koloni tikus mondok tanpa bulu memiliki sistem sosial kompleks dengan peran khusus seperti pengumpul sampah dan pembersih toilet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved