Kamis 22 September 2022, 11:45 WIB

RUU Sisdiknas Ditolak DPR, Ini Upaya Kemendikbud-Ristek

Faustinus Nua/Adriani | Humaniora
RUU Sisdiknas Ditolak DPR, Ini Upaya Kemendikbud-Ristek

dok.Ant
Sejumlah pelajar dan mahasiswa berunjuk rasa menolak RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) di depan DPR RI, Jakarta, Senin (29/8/2022)

 

PASKA tidak dimaksudkannya RUU Sisdiknas ke dalam program legilasi nasional (Prolegnas) Prioritas DPR RI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) kembali melakukan perbaikan. Berdasarkan sejumlah catatan dari Baleg, kementerian siap mematangkan RUU tersebut dengan menyerap berbagai masukan dari stakeholder terkait.

"Berdasarkan keputusan baleg tersebut, memang pemerintah pada rapat tanggal 20 September kemarin perlu melakukan beberapa perbaikan atau penambahan dan juga perlu mendapatkan masukan-masukan yang lebih luas dari para stakeholder," ujar Plt. Sesditjen Dikti-Ristek, Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie, Kamis (22/9).

RUU Sisdiknas tidak masuk Prolegnas bukan berarti urgensinya kurang. RUU ini sejak tahun 2020 sudah diagendakan atau didorong oleh DPR untuk segera diusulkan pemerintah.

Namun, mengingat RUU Sisdiknas akan menggabungkan 3 UU yang terkait pendidikan, yakni UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen dan UU Pendidikan Tinggi, maka perlu pendalaman lagi."Berdasarkan beberapa pandangan, pemerintah sebenarnya diminta untuk RUU Sisdiknas ini untuk dimatangkan lebih dalam dan juga lebih luas lagi," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Tjitjik, Ditjen Dikti-Ristek sudah melakukan berbagai dialog dan diskusi dengan stakeholder dari perguruan tinggi (PT). Bahkan, menurutnya, FGD sudah dilakukan dengan semua perguruan tinggi negeri (PTN) di tanah air.

"Kami di Dikti-Ristek telah melakukan FGD dengan beberapa stakeholder, salah satunya kita sudah melakukan FGD dengan seluruh PTN akademik baik itu dari kelompok PTN BH kemudian PTN BLU, PTN Satker," terangnya.

Meski ditolak DPR, Kemendikbud-Ristek akan kembali mengajukan RUU tersebut setelah menerima masukan dari masyarakat. Berbagai forum dan adanya website resmi merupakan upaya kementerian untuk selalu terbuka dan siap menampung masukan yang konstruktif dan positif. (OL-13)

Baca Juga: P2G Khawatir RUU Sisdiknas Nyalip di Akhir Tahun

Baca Juga: Lapor Presiden, PGRI Minta Tunjangan Guru Tidak Dihapus

Baca Juga

Ist

Dua Reporter Cilik SD Muhammadiyah Wawancarai Prof.Haedar Nashir 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 08:57 WIB
Prof.Dr.Haedar Nashir memberikan tausiah dengan memberikan penguatan agar warga Muhammadiyah terus meningkatkan inovasi dan...
MI/ADAM DWI

Resep Mi Ayam Simpel ala Abang Pedagang Keliling  

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Rabu 28 September 2022, 08:45 WIB
Rasanya yang enak, umumnya bersifat ekonomis, dan mudah ditemukan menjadi alasan populernya mi...
Setpres/Agus Suparto

Pemkab Jayawijaya Bantu Warga Pertahankan Noken Sebagai Warisan Budaya

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 08:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, membantu warga mempertahankan noken yang merupakan warisan budaya lokal dan dunia itu,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya