Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga Sabtu (10/9) menunjukkan sebanyak 2.244.363 ekor hewan ternak telah divaksinasi.
Hewan ternak yang divaksinasi terdiri atas 2.113.532 ekor sapi, 37.848 ekor kerbau, 23.588 ekor domba, 53.012 ekor kambing, dan 16.383 ekor babi.
Berikutnya hewan ternak yang mengalami sakit sebanyak 527.906 ekor, yang terdiri atas 500.373 ekor sapi, 21.373 ekor kerbau, 1.881 ekor domba, 4.191 ekor kambing, dan 88 ekor babi.
Kemudian hewan ternak yang sembuh sebanyak 392.621 ekor yang terdiri dari 371.121 ekor sapi, 17.349 ekor kerbau, 1.324 ekor domba, 2.772 ekor kambing, dan 55 ekor babi.
Selanjutnya hewan ternak yang belum sembuh banyak 115.057 ekor yang terdiri atas 109.519 ekor sapi, 3.746 ekor kerbau, 510 ekor domba, 1.258 ekor kambing, dan 33 ekor babi.
Baca juga: Mayoritas Rumah Sakit Sudah Menggunakan Rekam Medis Elektronik
Hewan ternak yang mati sebanyak 8.672 ekor yang terdiri dari 8.374 ekor sapi, 179 ekor kerbau, 36 ekor domba, 83 ekor kambing. Sementara hewan ternak yang potong bersyarat sebanyak 11.556 ekor yang terdiri dari 11.359 ekor sapi, 99 ekor kerbau, 20 ekor domba, dan 78 ekor kambing.
Dampak bencana PMK tersebut melanda sebanyak 286 kabupaten/kota dan 24 provinsi yang tertular. Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Dr Ali Agus menyarankan agar pendekatan dalam penanganan PMK hewan ternak pada peternak harus secara persuasif karena ternak merupakan aset berharga mereka.
"Pendekatan kepada peternak harus melalui cara-cara yang lebih persuasif, meyakinkan mereka agar percaya, karena kalau nggak ya akan menjadi panic selling (menjual karena kepanikan)," ujar Ali. (Ant/OL-4)
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menerima sebanyak 19.500 dosis alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat pada Januari 2026.
AFFA menggelar aksi damai di depan Plataran Hutan Kota, menyerukan agar perusahaan hotel mewah Plataran Group segera berkomitmen terhadap kebijakan telur bebas sangkar.
HINGGA bulan Mei 2025, Wabah Virus mematikan African Swine Fever (ASF), telah menewaskan 1569 ekor hewan ternak babi milik warga Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemprov Jatim menyiapkan 2.598 orang petugas pemeriksa kesehatan hewan ternak kurban baik pemeriksaan sebelum pemotongan dan pemeriksaan sesudah.
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Kunjungan PDHI sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya deteksi dini penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah diwaspadai menjelang Iduladha.
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Pemerintah daerah diminta aktif melaporkan hasil pemeriksaan hewan, baik sebelum (antemortem) maupun sesudah pemotongan (postmortem), melalui aplikasi iSIKHNAS.
JELANG Hari Raya Idul Adha, Pemkab Tuban, Jatim, meningkatkan pengawasan mobilitas ternak antarprovinsi.
Pemkab Bandung Barat membentuk Satgas Penanganan PMK yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, asosiasi peternakan, dan sektor swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved