Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG optimalnya fisik dari seorang atlet bisa terjadi karena dua faktor yakni dari physical fitness dan mental aspects. Dengan memahami kedua hal ini, maka performa para atlet diharapkan bisa maksimal.
"Physical fitness ada banyak jenisnya namun yang paling menonjol adalah aerobik. Sayangnya, banyak atlet tidak mengerti tentang komponen aerobik padahal itu merupakan hal dasar," ungkap dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr Hario Tilarso saat memberikan materi Kuliah Tamu dengan tema Peran Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dalam Pemeliharaan Kesehatan Atlet, dalam menyambut Hari Olahraga Nasional (Haornas), Jumat (9/9).
Ketidaktahuan ini, sebut Hario, membuat para atlet tidak berlatih dengan benar. "Saya beri contoh, pada 1980 timnas sepak bola main 2x45 menit itu kuat. Karena setiap pemeriksaan VO2 ( tingkat maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh Anda selama berolahraga) sangat rendah, yakni 40 tidak lebih dari orang awam," kata dia.
Kemudian hal yang lainnya yakni Anaerobic terutama untuk olahraga yang perlu lari cepat (sprint). Hal ini untuk melakukan latihan fisik yang memecah glukosa sehingga latihan bisa optimal. Hal tersebut belum dipahami oleh atlet nasional pada jaman dulu, bahkan untuk masyarakat yang gemar olahraga juga bisa diterapkan dengan pendampingan.
Hal lainnya yang perlu diperhatikan dalam mencapai performa fisik yang maksimal adalah body composition seperti power, flexibility, speed, balance, strength dan sebagainya.
"Komposisi tubuh ini berbeda tiap cabor tetapi pada cabor tidak memperhatikan ini. Sehingga mereka kadang-kadang mereka overweight tapi baik, jadi mereka itu makan kurang betul akhirnya komposisinya tidak baik," ujarnya.
Hal terakhir yang menentukan fisik atlet adalah mental aspects, yakni stres dan fokus. Jika tidak terpenuhi, maka akan sangat mempengaruhi latihan sang atlet. (H-2)
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Keluarga, sekolah, kampus, komunitas, hingga kantor mesti menjadi pusat gerakan olahraga.
Selain memperingatinya dengan berbagai kegiatan olahraga, mari kita tunjukkan dukungan melalui ucapan inspiratif dan penggunaan twibbon khusus untuk Hari Olahraga Nasional.
Haornas bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya aktivitas fisik dan mendorong masyarakat dari berbagai latar belakang untuk aktif dalam berbagai jenis olahraga.
Merayakan Hari Olahraga Nasional tidak hanya terbatas pada mengikuti acara resmi atau kompetisi, tetapi juga dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana.
Tema yang diusung di Hari Olahraga Nasional tahun ini adalah Ayo Berolahraga: Bersatu Kita Juara.
Aice meluncurkan varian Aice Mochi Milk Tea dan Aice Moong Bean. Varian ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan cemilan ideal yang cocok untuk gaya hidup sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved