Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman dari kekerasan seksual. Dalam hal ini, untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas.
“Sudah sepantasnya perguruan tinggi menjadi tempat yang aman, kondusif dan nyaman bagi mahasiswa. Apalagi, kasus kekerasan seksual di kampus semakin pelik, jika dikaitkan dengan relasi kuasa yang tidak seimbang antara pelaku dan korban, seperti dosen dengan mahasiswa," jelas Bintang, Senin (5/9).
Pemerintah berupaya memutus mata rantai kekerasan seksual melalui Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Bintang berharap implementasi UU TPKS terus dikawal, untuk mewujudkan lingkungan kampus yang aman, yakni bebas dari kekerasan seksual.
Baca juga: LPSK Ungkap Kejanggalan Pelecehan Seksual yang Dialami Istri Sambo
“Lahirnya UU yang bersifat lex specialis diharapkan mampu menyediakan landasan hukum materil dan formil sekaligus. Sehingga dapat menjamin kepastian hukum dan memenuhi kebutuhan hukum masyarakat," imbuhnya.
Saat ini, Kementerian PPPA sedang menyusun peraturan turunan dari UU TPKS, yang mencakup Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu yang bersifat one stop service. Korban akan diterima dan ditangani langsung di tempat, serta tidak berpindah dari satu instansi ke instansi lain.
Baca juga: Jangan Takut! Laporkan Kasus Pelecehan Seksual Melalui 112
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Kementerian PPPA telah menjalin kerja sama intensif dengan Kementerian Dalam Negeri. Dalam hal ini, mendorong tata kelola Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang terintegrasi di 34 provinsi dan 279 kabupaten/kota.
"Kami memohon dukungan untuk memutus mata rantai kekerasan seksual. Masing-masing dari kita, baik akademisi, mahasiswa, praktisi, lembaga masyarakat, maupun masyarakat, sebenarnya dapat mengambil peran," tandas Bintang.(OL-11)
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta mendorong kontribusi nyata generasi muda Buddhis bagi kedaulatan NKRI.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved