Senin 05 September 2022, 15:24 WIB

Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Peran Aktif Masyarakat dalam Kampanye Sadar Wisata

Mediaindonesia.com | Humaniora
Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Peran Aktif Masyarakat dalam Kampanye Sadar Wisata

Dok. Kemenparekraf
Pelatihan Kampanye Sadar Wisata di Labuan Bajo, NTT

 

MEMASUKI tahapan kedua rangkaian kegiatan Kampanye Sadar Wisata (KSW), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan program pelatihan bagi para pelaku wisata. 

Pada pelatihan yang berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, 4-10 September 2022, Kemenparekraf menekankan pentingnya kontribusi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengembangan pariwisata desa.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Frans Teguh mengatakan, pelatihan merupakan momentum tepat untuk pengembangan diri, terutama dalam meningkatkan keahlian, memperkuat inovasi produk wisata dan peningkatan kapasitas bidang pariwisata maupun ekonomi kreatif.

“Saya mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, baik yang sudah bergerak di bidang tersebut maupun yang memiliki minat atau keinginan (di bidang pariwisata) untuk mengembangkan diri dan mempertajam skill, keahlian yang diperlukan. Untuk produk yang kita tawarkan, cara melayani, dan dapat meyakinkan wisatawan, agar kita punya citra yang baik,” jelas Frans, dalam keterangannya, Senin (5/9).

Frans berharap, dari pelatihan yang diselenggarakan akan lahir para pelaku pariwisata andal terutama di desa wisata. 

“Tunjukkan semangat dan motivasi, jangan hanya jadi penonton tapi jadi pelaku,” tegasnya. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut mengatakan, peran aktif masyarakat adalah kunci dalam pengembangan pariwisata yang akan berimbas positif pada perekonomian. 

Baca juga : Pekerja Pariwisata Ikuti Program Sertifikasi dari Kemenparekraf Yuk!

Oleh karena itu, Pius mengajak warga untuk memperkuat kapasitas dan pintar dalam menangkap peluang menambah pengetahuan, wawasan, dan teknologi, sehingga potensi alam Manggarai Barat yang indah dan kaya dapat dimanfaatkan lebih baik.

Setelah sektor pariwisata dibuka kembali, tuturnya, hingga saat ini jumlah kunjungan wisatawan masih berkisar separuh dari kunjungan wisatawan sebelum masa pandemi yang mencapai sekitar 240 ribu. Bila sebelumnya, komposisi wisatawan yang datang lebih banyak dari mancanegara, kini 80 persen yang datang adalah kunjungan wisatawan domestik.

“Mari kita bangkit, mari kita bertanya kepada diri sendiri, apa yang bisa kita perbuat. Kekurangan (pengetahuan tentang pengelolaan pariwisata) kita akan ditambah hari ini, baik ilmunya, pengetahuan, serta teknologi Juga bagaimana melakukan pengembangan produk, mendesain dan seterusnya,” ujar Pius seraya mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan bagi pelaku wisata di wilayah Labuan Bajo yang menjadi salah satu Destinasi Super Prioritas di Indonesia.

Sebagai informasi, fase pelatihan merupakan tahapan kedua rangkaian program Kampanye Sadar Wisata. Tahap pertama yakni Sosialisasi, telah usai digelar Maret-Juli lalu. Pelatihan di wilayah Labuan Bajo melibatkan 45 orang pelaku wisata dari 3 desa wisata, yaitu, Desa Wisata Golo Mori, Desa Wisata Pasir Panjang dan Desa Wisata Papagarang.

Terdapat 3 paket pelatihan yang akan diberikan kepada peserta yakni; Paket A yang terdiri dari Pengembangan Inovasi Produk Pariwisata, terdiri dari materi terkait Sustainable Tourism, Exploring, Packaging dan Presentation; Paket B yang terdiri atas materi Paket Wisata, Homestay, Kuliner dan Cinderamata; dan Paket C mengenai kewirausahaan yang meliputi materi Perencanaan Bisnis, Keuangan Digital, Digital Marketing dan Pengelolaan SDM di Desa Wisata.

Kegiatan pelatihan akan diberikan kepada perwakilan masyarakat di 65 Desa pada tahun 2022, dengan target lokasi di 6 Destinasi Pariwisata Prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru dan Wakatobi.

Terkait pelaksanaan Kampanye Sadar Wisata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uni menjelaskan dalam prosesnya akan dipilih kader desa wisata yang akan mendapatkan pelatihan, dan bertugas membuat proyek rencana pengembangan desa wisata masing-masing. (RO/OL-7) 

Baca Juga

Dok BMKG

KTT G20 Menghitung Hari, BMKG Siap dengan Skenario Terburuk Potensi Bencana Alam

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 12:40 WIB
Kepala BMKG menegaskan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna mebgantisipasi skenario terburuk apabila terjadi bencana alam saat...
Dok. Pirbadi

Mengenal Daus Rojali, PMI di Vietnam yang Punya Banyak Prestasi di Bidang Seni

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 12:07 WIB
Baru-baru ini, Daus Rojali juga masuk dalam 3 besar Kompetisi Vlog “Bekerja di Negeri Orang” Batch 2 yang diselenggarakan...
ANTARA/Budi Candra Setya

Orangtua Harus Paham Batas Kemampuan Anak Naik Gunung

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 12:05 WIB
Orangtua harus mengutamakan keselamatan anak jika ingin mengajaknya naik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya