Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI Indonesia yang memiliki jangkauan wilayah sangat luas sejalan dengan jumlah bandaranya yang juga banyak. Kementerian Perhubungan menyebut ada 287 bandar udara (bandara) di Indonesia pada 2021, namun tidak semuanya aktif.
Bandara Udara Soekarno-Hatta yang terletak di Cengkareng menjadi bandara terbesar di Indonesia dengan landasan pacu mencapai 3.000 meter. Bandara itu juga menjadi salah satu bandara tersibuk di Indonesia.
Jika Bandara Udara Soekarno-Hatta menjadi yang terbesar, lantas di mana letak bandara terkecil di Indonesia. Mengutip dari sosial media Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), berikut 5 bandara terkecil di Indonesia;
Percaya atau tidak, Bandara Teminabuan yang terletak di Papua Barat menjadi salah satu bandara terkecil di Indonesia. Bandara Teminabuan tercatat hanya memiliki landasan pacu 800 meter.
Untuk kapasitas terminalnya, Bandara Teminabuan hanya mampu menampung 50 orang saja. Bandara yang memiliki kode International Civil Aviation Organization (ICAO) : WAST itu hanya melayani satu pesawat komersil yakni penerbangan Susi Air dengan layanan penerbangan menuju Inanwatan, Manokwari hingga Sorong.
Bandara terkecil di Indonesia lainnya yakni Bandara Wunopito yang terletak di Lembata, Nusa Tenggara Timur. Bandara ini tercatat hanya memiliki landasan pacu sepanjang 1.200 meter. Memiliki kode ICAO : WATW, bandara ini hanya melayani penerbangan Kupang - Lembata.
Bandara selanjutnya yakni Banda Andi Jemma yang terletak di Masamba, Sulawesi Selatan. Bandara ini tercatat hanya memiliki runway sepanjang 1.400 meter.
Terminal bandara ini pun tidak bisa menampung banyak penumpang, idealnya bandara ini hanya mampu menampung 40 orang. Adapun bandara ini melayani penerbangan dari Masamba ke Rampi atau Seko.
Satu lagi bandara terkecil di Indonesia yang terletak di Pulau Sulawesi, kali ini Sulawesi Tengah, yakni Bandara Pogogul, tepatnya berada di Buol, Sulawesi Tengah. Bandara udara ini tercatat memiliki landasan pacu sepanjang 1.546 meter.
Meski menjadi salah satu bandara terkecil di Indonesia, namun bandara ini menjadi hub di wilayah Buol. Bandara Pogogul melayani penerbangan menuju Gorontalo. Adapun kode ICAO bandara Pogogul yakni WAFY.
Bandar udara lainnya yang juga menjadi salah satu bandara terkecil di Indonesia yakni Bandara DC Saudale yang terletak di Pulau Rote, Nusa Tenggara Barat. Bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang 1.650 meter.
Pada jam sibuk, terminal Bandara DC Saudade hanya mampu menampung 100 orang saja. Bandara ini menlayani rute Rote-Kupang dan Rote-Sabu. (M-3)
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyebut berbagai langkah strategis telah diterapkan secara kolaboratif untuk menangani kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
DIY tetap menjadi magnet wisatawan selama libur panjang lebaran. DIY, dinilainya mampu menawarkan wisata alternatif yang dapat dijangkau wisatawan.
Menhub Dudy Purwagandhi sayangkan pengusaha logistik yang abai aturan pembatasan truk sumbu 3 selama Mudik Lebaran 2026.
KEMENTERIAN Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik Idul Fitri tahun ini mencapai 143,91 juta orang (50,6% dari jumlah penduduk negeri tercinta).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memperkirakan puncak kepadatan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 akan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret 2026.
Kemenhub menerapkan delaying system dan menetapkan buffer zone di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved