Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG Anak dari Klinik Terpadu Psikologi UI, Mario Manuhutu, mengatakan peristiwa yang menimpa R, seorang anak di Bekasi yang diduga ditelantarkan dan dirantai orangtuanya akan menimbulkan efek trauma berat.
Apa yang dialami R, kata Mario, sudah merupakan suatu bentuk kekerasan. “Seperti diikat dengan rantai, ditelantarkan, jadi tontonan. Pengikatan oleh orangtua itu bisa dinilai suatu bentuk penolakan terhadap keberadaan (eksistensi) anak. Anak merasa tidak diakui, tidak dihargai. Anak merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri (feelings of insecurity). Anak juga memunculkan perasaan bahwa dirinya tidak berdaya,” kata Mario kepada Media Indonesia, Jum’at (22/7).
Baca juga: Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 4.834 Hari Ini
Penelantaran yang dialami R juga memberikan dampak munculnya rasa takut. Saat R ditelantarkan, Mario menjelaskan akan ada respons-respons yang muncul seperti rasa takut. Anak merasa keselamatannya terancam.
“Ketika ia lapar dan haus, orangtuanya justru tidak ada di situ. Rasa takutnya menjadi intesif. Rasa malu (shame) juga muncul saat anak dalam keadaan stres yang intensif karena ada orang-orang yang memperhatikan,” terang Mario.
Apa yang dialami R merupakan suatu kejadian yang sangat menekan. Hal itu akan menjadi pengalaman yang traumatis bagi dia. Sebab selama ini ia merasa terancam keselamatannya, baik secara fisik maupun psikis.
“Kejadian yang menekan tersebut masuk dalam memori anak. Otak manusia tidak hanya merekam gambar-gambar dari kejadian yang dialami, namun juga merekam sensasi-sensasi yang muncul karena kejadian tersebut,” tambah dia.
“Berarti, memori si anak juga merekam sensasi yang muncul pada dirinya (rasa takut, rasa terancam, emosi dari orangtuanya ketika melakukan kekerasan pada dirinya, rasa sakit, menangis, rasa lapar dan haus, rasa malu),” tandasnya. (OL-6)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian uang hasil jualan milik pedagang nasi uduk Atnah, 65, di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi menggerebek sebuah rumah kontrakan tempat penyimpanan ribuan butir obat keras daftar G jenis tramadol sekaligus meringkus satu orang pelaku.
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi berkomitmen menyelamatkan sejumlah aset yang berada di wilayah Kota Bekasi sebagai upaya mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Cari lokasi penukaran uang baru di Bekasi? Cek jadwal SERAMBI 2026, titik kas keliling PINTAR BI, syarat KTP, dan batas maksimal penukaran Rp5,3 juta.
KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi memastikan tidak akan ada ruang bagi praktik premanisme di pasar baru Sentra Grosir Cikarang (SGC) usai penertiban 500 lebih lapak pedagang pasar tumpah.
SEORANG pengedar narkotika jenis ganja seberat 1,3 kilogram (kg) ditangkap di wilayah Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (19/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved