Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUBAHAN yang terjadi begitu cepat menjadi tanda dimulainya era baru. Pandemi covid-19 yang terjadi selama kurang lebih dua tahun terakhir membuat semua orang sadar akan tentangan di masa mendatang.
CEO Global Tanoto Foundation, J Satrijo Tanudjojo, mengungkapkan, di masa depan, akan ada banyak bentuk pekerjaan baru. Sementara di sisi lain, pekerjaan yang ada saat ini akan hilang karena tidak relevan lagi dengan perubahan zaman.
Untuk menghadapi tantangan besar tersebut, maka perlu mempersiapkan generasi bangsa yang unggul. Setidaknya di era digital dan kemajuan artificial inteligent (AI) sektor pendidikan menjadi kunci dengan mengandalkan peran sentral dari guru atau pendidik.
Baca juga: Program PINTAR Penggerak Tanoto Foundation Bantu Tingkatkan Kualitas Tenaga Pendidik
"Saya ingat sebuah kutipan bahwa seorang guru itu adalah orang yang menyentuh masa depan. Kutipan tersebut sangat relevan untuk menjelaskan betapa sentral peran para guru . Tidak hanya sebatas mengajar mata pelajaran di sekolah, guru harus mampu melihat masa depan dan mempersiapkan anak-anak didik menghadapi perubahan di masa datang," ujarnya dalam acara Tanoto Facilitators Gathering (TFG) 2022 Day 2, Selasa (5/7).
Satrijo membandingkan pendidikan di Finlandia dan Singapura. Salah satu yang dilakukan para guru di kedua negara tersebut adalah memberikan ruang-ruang yang cukup bagi peserta didik untuk berani bereksperimen. Dari sana akan mengahasilkan peserta didik yang mampu memberi solusi atas berbagai persoalan.
Tidak hanya itu, bahkan di Singapura, sejak 2020, coding atau bahasa pemrograman telah menjadi pelajaran wajib bagi siswa kelas 4-6 SD. Sehingga setiap siswa SD memiliki kemampuan memahami program-program komputer dan aplikasi digital yang kelak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mereka.
"Bagaimana dengan kita di Indonesia? Memang tidak dimungkiri ada banyak hal yang harus diselesaikan terkait dengan infrastruktur yang dibutuhkan. Namun saya optimis kita bisa mencapai taraf tersebut," kata dia penuh yakin.
Lantas, yang menjadi salah satu kunci utama, lagi-lagi adalah guru. Satrijo mengungkapkan bahwa guru harus mempunyai open mind, mempunyai sikap keterbukaan dan bisa menyesuaikan diri dengan perubahan.
Guru perlu ikut belajar keahlian baru di bidang teknologi karena harus menjadi fasilitator pembelajaran bagi anak-anak generasi Z yang merupakan digital natif.
"Ini sangat diperlukan karena tanpa kemampuan memadai dari para guru anal-anak didik yang merupakan digital natif tidak bisa mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai era digital dan hal-hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapinya," imbuhnya.
Apalagi berdasarkan data Kemendikbud-Ristek saat ini, guru di Indonesia yang melek teknologi hanya kisaran 40% dari keseluruhan guru yang ada . Ini tentu menjadi pekerjaan bersama untuk mencari solusi. Diperlukan semangat gotong-royong semua pihak.
Satrijo pun mengapresiasi sejumlah guru yang tergabung dalam Program Pintar Penggerak Tanoto Foundation. Lewat pelatihan, para guru tersebut mendapat pengetahuan baru untuk mengembangkan inovasi dan lebih kreatif lagi dalam mengajar anak didik.
Fasilitator daerah (Fasda) Program Pintar Penggerak Kabupaten Tegal, Karni Lestari membagikan praktik baik yang sudah dilakukannya. Dengan bekal pelatihan dari Tanoto Foundation dirinya mengaplikasikan di kelas dan memberi dampak yabg signifikan bagi para siswanya.
"Dari sinilah saya mencoba membuat media inovatif dengan memanfaatkan barang bekas di sekitar siswa. Dari media pembelajaran yang sudah saya buat yang paling berkesan adalah alat peraga sistem pencernaan manusia dengan permainan puzzle. Memang sangat sederhana tetapi sangat membantu peserta didik untuk mengalami langsung, terlibat komunikasi, interaksi, kemudian merefleksikannya. Bahkan alat peraga ini sudah dimanfaatkan teman fasda pada pembelajaran di kelasnya," jelas guru SDN Kalisapu 04, Kecamatan Slawi itu.
Guru baginya adalah edukator yang langsung bersentuhan dengan peserta didik. Lantas, menjadi guru kreatif dan inspiratif adalah keinginan terbesar Karni agar bisa memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya.
Sementara itu, Nenny Litania, yang juga merupakan fasda Program Pintar Penggerak mengisahkan pengalamannya selama kurang lebih setahun sebagai fasilitator.
Menurutnya, begitu banyak manfaat yang diperoleh dan semua itu sangat dibutuhkan para guru untuk meningkatan kompetensinya sebagai garda terdepan dunia pendidikan.
"Pelatihan modul 1 yang berkaitan erat dengan literasi. Saya implementasikan di kelas bersama peserta didik. Kami menyediakan ruang kelas sebagai ruang literasi, membuat pojok baca, mading kelas dan melaksanakan program baca minimal 1 buku satu bulan," terangnya.
Guru SD Muhammadiyah 019 Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau itu menyebut bahwa para siswanya sangat antusias. Sebab, setiap akhir semester, pembaca terbaik akan dinobatkan sebagi raja literasi.
Tidak berhenti di situ, Nenny pun terus menebarkan praktik baik kepada rekan-rekan guru untuk ikut melakukan inovasi dalam pembelajaran. Meski belum banyak bersentuhan dengan teknologi, namun kreativitas dan inovasi sederhana merupakan awal dari pendidikan masa depan. (OL-1)
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
BEBERAPA pekan setelah pembagian rapor, suasana sekolah biasanya dipenuhi senyum lega.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Pemkot Tangerang Selatan merampungkan pembangunan ulang SDN Babakan 01 Setu. Sekolah kini memiliki 24 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan lapangan baru tanpa sistem masuk siang.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved