Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BIOREMEDIASI atau penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan seperti logam berat bisa dilakukan untuk memulihkan lingkungan. Pasalnya, tanah yang terkontaminasi logam berat mengandung racun yang membahayakan tanaman dan rantai makanan, termasuk kepada manusia.
Bioremediasi ini mampu mengubah pergerakan logam berat di dalam tanah supaya tidak dapat diambil oleh tanaman. Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Reginawati Hindersah mengatakan salah satu mikrooganisme yang bisa digunakan sebagai bioremediasi ialah Azotobacter.
Azotobacter biasa digunakan di bidang pertanian untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Bakteri ini dapat menggunakan nitrogen di alam, meningkatkan kesuburan tanah, dan merangsang pertumbuhan tanaman.
Baca juga: Anak Disabilitas Dua Kali Lipat Lebih Rentan Alami Kekerasan Seksual
Baca juga: Antisipasi Kenaikan Kasus, Prokes dan Booster Wajib Ditegakkan Kembali
Dia mampu bertahan di tempat kering karena membentuk sista, dan bisa menyintesis eksopolisakarida dari gula. “Eksopolisakarida dan juga keberadaan sista menyebabkan Azotobacter ini banyak sekali yang tahan terhadap logam berat,� jelasnya dilansir dari laman Unpad.
Selain eksopolisakarida, Prof Regina juga menyebutkan bahwa Azotobacter dapat bertahan pada logam berat karena menghasilkan pigmen dan kapsul atau lendir di permukaan Azobacter.
Terdapat dua mekanisme pada penggunaaan Azotobacter. Yang pertama ialah adanya ikatan ionik. Gugus-gugus fungsional bermuatan negatif pada eksopolisakardia bisa mengikat logam berat yang umumnya bermuatan positif sehingga tidak bisa bergerak di dalam tanah.
"Logam berat di dalam tanah yang bergerak menjadi bahaya karena menyebabkan toksisitas pada tanaman atau makhluk hidup lainnya,� imbuhnya.
Untuk mekanisme yang kedua, Azotobacter bisa menggerakan logam berat tanah dan diambil oleh tanaman fitoremediasi, atau tanaman yang khusus ditanam untuk mengekstrak logam berat di dalam tanah. Pergerakan ini dapat terjadi jika logam berat ini diikat dan membentuk Chelate EPS-(Heavy) Metal atau adanya ikatan koordinasi.
Spesies Azotobacter ini ada di mana-mana, baik di tanah netral dan tanah basa lemah, tetapi tidak di tanah asam. Mereka juga ditemukan di tanah Arktik dan Antartika meskipun iklimnya dingin. Di tanah kering, Azotobacter dapat bertahan hidup dalam bentuk kista hingga 24 tahun. (H-2)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Program Save The Valley Journey menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif seperti Ice Breaking Dance, Water Filter Making, dan Seed Bomb Making.
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Upaya mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui sektor ritel mulai diperkenalkan di Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved