Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA memiliki peran sentral dalam mengalami persoalan stunting di Tanah Air. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane.
"Setiap keluarga harus peduli dan meningkatkan perhatian pada perkembangan bayi atau anak-anak, termasuk kepada ibu hamil," ujarnya, Rabu (29/6).
Baca juga: Mencegah Stunting dengan Pelajari Asupan Gizi
Menurut Pane, terdapat proses yang panjang untuk mengatasi permasalahan kekerdilan atau stunting. "Dimulai dari remaja putri yang tidak anemia, ibu hamil yang sehat, bayi yang tumbuh kembangnya diperhatikan, terutama dalam 1.000 hari pertama kelahiran," imbuhnya.
Pihaknya menekankan bahwa seluruh proses dalam mengentaskan persoalan stunting dimulai dari keluarga. Khususnya, optimalisasi peran seorang ibu.
"Bangsa yang cerdas dan sehat dihasilkan dari peran keluarga yang baik. Peran ibu yang optimal dalam tumbuh kembang anak. Dukungan keluarga besar juga memegang peranan penting," tutur Pane.
Baca juga: Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah
Dirinya mencontohkan, kakek, nenek, tante dan anggota keluarga lain, yang dapat menjadi pendukung utama dalam membantu ibu mengatasi penyebab kekerdilan.
Pada Hari Keluarga Nasional (Harganas), yang diperingati setiap 29 Juni, menjadi momentum tepat untuk meningkatkan peran keluarga dalam mengatasi masalah stunting.(Ant/OL-11)
Cek kesehatan berkala sangat dianjurkan untuk masyarakat dengan tujuan mengetahui status kesehatan, mendeteksi dini gangguan kesehatan, dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Sejumlah jenis makanan tidak dianjurkan untuk dipanaskan berulang kali karena dapat merusak zat gizi dan bahkan memicu pembentukan senyawa berbahaya bagi kesehatan.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Hari Cuci Tangan dengan Sabun Sedunia diperingati setiap 15 Oktober untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun guna mencegah penyakit menular.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya deteksi dini untuk meningkatkan tingkat kesembuhan hingga 90%.
Komunisme, menurut Karl Marx, adalah sistem yang menghapus kelas sosial dengan mengendalikan seluruh kekayaan dan properti oleh negara.
Kulit jeruk dan pamelo kering dapat digunakan untuk membuat pengasapan atau yang di Bali dikenal dengan istilah nusdus. Pengasapan ini efektif dalam mengusir nyamuk dari lingkungan sekitar.
Para ilmuwan mengembangkan metode baru untuk identifikasi dini dan pencegahan penyakit jantung, berdasarkan penelitian yang memantau ribuan perempuan selama tiga dekade.
Secara umum, di dunia setidaknya ada dua jenis vaksin mpox.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved