Rabu 29 Juni 2022, 17:47 WIB

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

MI/Susanto
Petugas kesehatan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) membantu jemaah untuk berpindah ke mekah

 

MENJELANG puncak ibadah haji, pemerintah mengintensifkan screening kesehatan jemaah. Sebab, puncak ibadah haji yang meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, rangkaian melontar jumrah, serta thawaf ifadhah dan sa’i membutuhkan kesehatan jasmani yang prima.

"Pemerintah melalui petugas layanan kesehatan telah melaksanakan screening kesehatan jemaah dari Madinah untuk gelombang pertama dan Mekah untuk gelombang 2," kata Juru Bicara (Jubir) PPIH, Akhmad Fauzin, saat Konprensi Pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (29/6).

"Screening awal dilaksanakan dari tingkat Kelompok Terbang (kloter) oleh Tenaga Kesehatan Haji Indonesia di sektor masing-masing," tambahnya.

Fauzin, begitu ia disapa, menyampaikan, untuk Jemaah dengan risiko tinggi, dilakukan screening lanjutan dengan medical chek up di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), baik di Madinah maupun di Makkah.

"Untuk pelaksanaan screening lanjutan, jemaah difasilitasi layanan antar jemput dari tempat akomodasi atau hotel jemaah ke KKHI, pergi pulang," katanya.

Baca juga : IPB Lahirkan Generasi Ketiga Doktor Pemetaan Tanah Digital

Fauzin menyampaikan, screening lanjutan dilakukan setiap hari sampai menjelang pelaksanaan wukuf. Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi jemaah yang dapat melaksanakan puncak haji secara mandiri atau masuk dalam kategori jemaah yang harus disafariwukufkan atau dibadalhajikan.

"Pemerintah menyiapkan tujuh poli spesialis untuk memberikan layanan khusus bagi jemaah risiko tinggi, yaitu Poli Penyakit Dalam, Poli Paru, Poli Jantung, Poli Psikiatri, Poli Kulit, Poli Saraf, dan  Poli Bedah," tandas Fauzin.

Fauzin juga mengimbau agar seluruh jemaah haji Indonesia disiplin dan patuh mengikuti screening di setiap kloter masing-masing, berkonsultasi terkait kesehatan kepada dokter kloter, dan mengikuti saran anjuran sebagaimana mestinya.

"Mari bahu membahu bersama dengan Pemerintah dalam memberikan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan terbaik kepada Jemaah Haji. Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan Jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Tirta Medical Centre

Minat Medical Homecare Meningkat, Tirta Medical Centre Siapkan Dokter dan Perawat Profesional

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 17:04 WIB
Pasien dapat menunggu dengan nyaman di rumah dan tidak perlu repot berkunjung ke klinik untuk mendapatkan pelayanan kesehatan....
Antara/Rahmad.

Selain Belanda dan Jepang, Indonesia Pernah Dijajah Negara Ini

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:58 WIB
Dalam fase sebelum merdeka tersebut, negara kita telah dijajah oleh beberapa negara seperti Belanda, Jepang, dan Inggris. Di bawah ini...
AFP/Mladen Antonov.

Ini Negara Asia Tenggara yang tidak Pernah Dijajah

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:45 WIB
Tahukah anda bahwa ada satu negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh negara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya