Selasa 28 Juni 2022, 18:35 WIB

Ma'ruf Amin: MUI akan Bahas Persoalan Nikah Beda Agama

Kautsar Widya Prabowo | Humaniora
Ma

MGN
Ilustrasi

 

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) bakal segera membahas persoalan pernikahan beda agama. Hal itu menyusul putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang mengesahkan pasangan suami istri (pasutri) beda agama. 

"Akan dibahas di MUI seperti apa di komisi hukum, karena fatwanya memang tidak boleh," ujar Ketua Dewan Pertimbangan MUI Ma'ruf Amin, di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (28/6)

Ma'ruf menjelaskan fatwa larangan pernikahan beda agama sudah ada sejak ia menjabat sebagai komisi fatwa MUI. Hal itu tertuang dalam Fatwa MUI nomor 4/MUNASVII/MUI/8/2005 yang dikeluarkan Ma'ruf.

Oleh karenanya, Ma'ruf menegaskan MUI bakal mengeluarkan sebuah aturan terkait pernikahan beda agama. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk produk hukumnya.

Sebelumnya, PN  Surabaya mengesahkan pasutri beda agama. Pernikahan itu tercatat dalam Penetapan Nomor 916/Pdt.P/2022/PN.Sby.

Bahkan, pasutri berinisial BA dan EDS itu diberikan izin untuk mencatatkan perkawinan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya. 

Wakil Humas PN Surabaya, Gede Agung, mengatakan pernikahan beda agama harus tercatat di Dispendukcapil Pemkot Surabaya terlebih dulu. Namun, hal itu juga harus sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak pemohon.

"Iya Pak, dicatat di Disdukcapil. Iya, bisa aja (pernikahan beda agama), tergantung kesepakatan kedua mempelai," kata Gede.

Menurut Gede, hal itu tidak berlaku bagi Islam dan Kristen saja, melainkan, seluruh agama yang sah di Indonesia. (OL-8)

Baca Juga

DOK RENDRA SETYADIHARJA

Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Nadiem Ajak Lestarikan Pantun

👤Faustinus Nua 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:15 WIB
Indonesia telah mencatat sejarah penting karena pantun diakui sebagai budaya dunia pada Desember 2020 dan kerja keras melestarikan pantun...
Antara

Masta, Masakan Sehat Atasi Stunting dari Garut

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:05 WIB
Kabupaten Garut menjadi daerah dengan prevalensi stunting tertinggi se-Jawa...
Antara

170,6 Juta Orang Sudah Divaksinasi Lengkap

👤MGN 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:40 WIB
Sementara itu, Kemenkes mencatat 14.732 ribu orang disuntik vaksin dosis pertama hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya