Selasa 21 Juni 2022, 09:24 WIB

Girls in Tech Scholarship Dukung Kemajuan Perempuan Indonesia di Bidang Teknologi

mediaindonesia.com | Humaniora
Girls in Tech Scholarship Dukung Kemajuan Perempuan Indonesia di Bidang Teknologi

Ist
Webinar mengenai GIRLS in Tech Indonesia yang diselenggarakan Education New Zealand.

 

GIRLS in Tech Indonesia kembali lagi membuka program beasiswa Girls in Tech Scholarship yang didanai penuh oleh Education New Zealand yang bekerja sama dengan Remote Skills Academy dan Code Avengers.

Remote Skills Academy adalah penyelenggara program pendidikan bagi mereka yang ingin bekerja secara online.

Sedangkan Code Avengers, sebuah perusahaan pembelajaran online asal Selandia Baru sebagai penyedia modul program Introduction to Phyton. 

Program beasiswa ini dihadirkan kembali sebagai komitmen untuk terus mendukung kemajuan perempuan Indonesia dalam bidang teknologi.

Nantinya akan dipilih 12 perempuan muda Indonesia untuk mengikuti pelatihan dalam bidang Product Management & Data Analytics. 

Aulia Halimatussadiah, Co-Managing Director Girls in Tech Indonesia mengatakan, “Seiring berkembangnya teknologi, permintaan sumber daya manusia di bidang teknologi juga semakin banyak."

"Perkembangan e-commerce dan startup di Indonesia yang pesat juga menjadi salah satu faktor tingginya permintaan akan talenta-talenta digital di bidang ini," kata Aulia dalam keterangan pers, Selasa (21/6..

"Saya percaya bahwa teknologi tidak mengenal gender, siapapun bisa berkembang, siapapun bisa maju dan berkarir di bidang teknologi, termasuk perempuan tanpa latar belakang pendidikan berbasis teknologi sekalipun,” paparnya.

Baca juga: Kuliah Gratis bagi Lulusan SMA Sederajat di Kampus BUMN dengan Beasiswa Aperti

Teknologi adalah salah satu sektor dengan partisipasi perempuan yang lebih rendah dibanding dengan industri lainnya, dan kurangnya presensi perempuan di sektor ini dapat mempengaruhi kontribusi keseluruhan mereka terhadap laju ekonomi di Indonesia.

Menurut hasil riset dari Boston Consulting Group, Indonesia memiliki tingkat partisipasi perempuan terendah pada perusahaan teknologi (22%) dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya seperti Thailand yang memiliki persentase tertinggi perempuan dalam tenaga kerja teknologi (42%) dan diikuti oleh Singapura dengan 41%.

Dengan jumlah penduduk yang jauh lebih banyak, ini artinya masih ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterwakilan perempuan Indonesia di bidang teknologi.

Hal ini lah yang kemudian melatarbelakangi Girls in Tech Indonesia kembali menyelenggarakan program beasiswa ini untuk memberikan kesempatan perempuan berkembang di bidang teknologi. 

Ben Burrowes, Regional Director Asia, Education New Zealand, mengatakan, “Sebagian besar pekerjaan akan segera membutuhkan keterampilan teknologi canggih di negara-negara di seluruh dunia termasuk Indonesia."

"Kemajuan teknologi membutuhkan lebih banyak talenta digital dan kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal," jelasnya.

"Melalui kegiatan ini, Education New Zealand ingin lebih banyak perempuan memiliki keterampilan digital dan teknologi praktis yang dapat membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk mengambil pekerjaan di bidang ini," kata Ben.  

"Selain itu, kami juga ingin memberikan kesempatan bagi para penerima beasiswa untuk mendapatkan  pengalaman belajar dari institusi New Zealand melalui kerja sama kami dengan Code Avengers,” tuturnya.

Program beasiswa Girls in Tech Indonesia 2022 ini didukung oleh perusahaan start-up yang bergerak di bidang teknologi seperti Qasir, penyedia aplikasi point of sale (POS) yang mendukung sistem kasir digital.

Nantinya perusahaan tersebut akan memberikan kesempatan para pemenang untuk magang langsung di kantor mereka.

Rachmat Anggara, President & Co-Founder Qasir mengatakan, “Qasir ikut bangga bisa terlibat dalam program yang digagas Girls In Tech Indonesia ini."

"Kami yakin program ini mampu melahirkan lebih banyak lagi perempuan dengan minat dan potensi yang besar untuk memberikan kontribusinya bagi kemajuan industri teknologi di Indonesia yang pada akhirnya bisa berdampak untuk perkembangan ekonomi Indonesia,” jelas Rachmat.

Berikut adalah syarat untuk dapat mengikuti program beasiswa Girls in Tech Indonesia; 

1. Program beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi tahun terakhir atau yang sudah lulus kuliah (atau sederajat) maksimal 1 tahun, tertarik dengan teknologi atau memiliki latar belakang pendidikan di bidang IT (tidak wajib).

2. Pendaftaran Beasiswa Girls in Tech dilakukan secara online dengan mengisi form pada link berikut : http://bit.ly/GITScholarship2022 dan pastikan menggunakan alamat email yang aktif untuk proses pendaftaran.

3. Batas waktu untuk melakukan pendaftaran hingga tanggal 30 Juni 2022. 

4. Program beasiswa Girls in Tech ini tidak dipungut biaya apapun.

Untuk informasi lebih lanjut tentang beasiswa Girls in Tech dan cara pendaftarannya, bisa mengunjungi website di https://indonesia.girlsintech.org/ dan juga follow akun Instagram Girls in Tech di @girlsintechid untuk mendapatkan update terbaru mengenai program beasiswa ini.

Baca Juga

MI/Ramdani

Ahli: Masyarakat tidak Boleh Lengah, Subvarian XBB Bahaya bagi Komorbid

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 02 Desember 2022, 23:38 WIB
Menurut Guru Besar Mikrobiologi FKUI, subvarian XBB dan varian omikron lainnya bisa melarikan diri dari antibodi, baik pascainfeksi,...
MI/ Moh Irfan

BPJS Kesehatan Ingin Masyarakat Teredukasi Soal Layanan Kesehatan

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 02 Desember 2022, 22:59 WIB
MASYARAKAT sangat membutuhkan edukasi terkait layanan kesehatan yang diselanggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...
Dok. i3L

Terus Lakukan Inovasi, Dundee dan i3l Kembangkan Kerjasama Double Degree

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:59 WIB
"Mahasiswa nantinya akan diberikan gelar sarjana dari Biomedicine i3L, serta dari University of...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya