Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan sejumlah sapi sudah mulai disuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) per hari ini, Selasa (14/6).
Adapun, daerah pertama yang menjadi prioritas adalah Jawa Timur yang beberapa kabupatennya kini berstatus zona merah.
Baca juga: Akselerasi Revisi UU Pendidikan Kedokteran Perkuat Kualitas Layanan Kesehatan
"Kalau tidak salah hari ini mulai di Jawa Timur. Tapi secara menyeluruh juga. Tentu saja disebar ke daerah-daerah lain," ujar Syahrul di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/6).
Vaksinasi, sambung dia, ditujukan bagi hewan yang sehat dan juga yang sebelumnya terjangkit namun sudah sembuh. Langkah itu dilakukan demi memastikan suatu daerah betul-betul bisa kembali steril dari virus tersebut.
"Yang sudah sembuh kan tidak berarti dia sudah tidak membawa virus. Oleh karena itu tetap kita vaksinasi," tuturnya.
Syahrul mengakui, saat ini, kendala yang dihadapi dalam proses distribusi vaksin PMK adalah terbatasnya kendaraan dengan fasilitas kotak pendingin. Seperti vaksin covid-19, vaksin PMK juga mesti diperlakukan sama dalam proses pengirimannya.
"Vaksin kan tidak bisa begitu saja langsung disebar. Itu harus menggunakan cool box khusus sama dengan vaksin covid-19. Ini juga harus jadi prioritas sehingga vaksin bisa sampai lokasi dengan tingkat efektivitas yang masih terjaga," jelas mantan gubernur Sulawesi Selatan itu.
Sebagaimana diketahui, vaksin PMK yang sudah tiba di Tanah Air saat ini merupakan bagian dari 800 ribu dosis tahap pertama yang didatangkan dari Prancis. Jumlah tersebut akan datang secara bertahap hingga 16 Juni mendatang.
Selanjutnya, sambung Syahrul, penangkal virus akan kembali masuk ke Indonesia hingga angkanya mencapai 3 juta dosis.
Ia memperkirakan pemerintah akan membutuhkan sekitar 26 juta dosis vaksin. jumlah sebanyak itu akan digunakan untuk menyuntik 80% dari total populasi sapi di dalam negeri yang diperkirakan mencapai 16 juta ekor.
"Kalau dilihat populasi sapi kita ada 16 juta. Kita tentu membutuhkan vaksin yang lebih besar. Minimal kita suntikan ke 80% populasi dan itu dua kali intervensi,". (OL-6)
Kunjungan PDHI sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya deteksi dini penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah diwaspadai menjelang Iduladha.
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Pemerintah daerah diminta aktif melaporkan hasil pemeriksaan hewan, baik sebelum (antemortem) maupun sesudah pemotongan (postmortem), melalui aplikasi iSIKHNAS.
JELANG Hari Raya Idul Adha, Pemkab Tuban, Jatim, meningkatkan pengawasan mobilitas ternak antarprovinsi.
Pemkab Bandung Barat membentuk Satgas Penanganan PMK yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, asosiasi peternakan, dan sektor swasta.
Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan upaya pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved