Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa cuaca panas akan terjadi sepanjang Mei 2022. Melihat hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan meningkatkan kewaspadaan munculnya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.
"Pemantauan karhutla pada umumnya dilakukan di seluruh wilayah Indonesia. Namun ada beberapa wilayah priortias karhutla karena memiliki gambut yang dalam seperti wilayah Sumatra yakni Riau, Sumatra Selatan, Jambi, Sumatra Utara dan Kalimantan," kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Basar Manullang saat dihubungi, Senin (16/5).
"Pada musim kemarau atau dengan kondisi jarang terjadi hujan maka wilayah-wilayah yang memiliki kawasan gambut ini akan menjadi perhatian bersama untuk langkah antisipasi," jelas Basar.
Baca juga: Bali Bisa Jadi Percontohan Implementasi Pembanngunan Berkelanjutan
Ia mengungkapkan, upaya pencegahan yang dilakukan antara lain dengan patroli pencegahan karhutla, baik secara mandiri oleh Manggala Agni, atau secara terpadu bersama anggota TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan tokoh masyarakat.
Upaya lainnya yakni dengan penyadartahuan pencegahan karhutla melalui sosialisasi dan kampanye secara langsung dan melalui media, termasuk juga menggandeng organisasi keagamaan dalam kampanye pencegahan.
"Koordinasi dan komunikasi intensif antar stake holder terkait pengendalian karhutla dari tingkat pusat, daerah hingga ke tingkat tapak, peningkatan peran serta masyarakat melalui MPA dan MPA-Paralegal (berkesadaran hukum) dan pelaksanaan Operasi TMC," beber Basar.
Selain itu, upaya lainnya yang dilakukan yakni dengan melakukan penanggulangan, diantaranya monitoring dan deteksi dini hotspot yang terpatau karhutla monitoring system, melakukan verifikasi lapangan hotspot yang terpantau dan pemadaman darat secara dini maupun pemadaman udara jika diperlukan terutama di lokasi remote area.
Apabila terjadi karhutla, maka dilakukan penghitungan luas areal terbakar dan emisi karhutla serta penegakan hukum oleh KLHK dan Polri.
Basar menegaskan, sebagaimana arahan Presiden, dilakukan uji coba langkah untuk pencegahan karhutla yang lebih permanen melengkapi langkah monitoring hotspots dan patroli, yaitu dengan teknik modifikasi cuaca dikombinasikan dengan pengembangan dan pelaksanaan kegiatan kesadaran hukum masyarakat atau paralegal pada lokasi-lokasi yang sangat rawan karhutla.
"Selain itu presiden juga memberikan arahan melalui metode pentahelix, kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media dapat meningkatkan langkah pencegahan sehingga karhutla yang selalu terjadi setiap tahun tidak menimbulkan dampak yang semakin merugikan," pungkas dia. (Ata/OL-09)
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved