Jumat 13 Mei 2022, 11:30 WIB

Gejala Awal Hepatitis, Nyeri Perut hingga Diare

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Gejala Awal Hepatitis, Nyeri Perut hingga Diare

Pexels
Ilustrasi

 

DOKTER Spesialis Anak di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Annisa Rahmania Yulman mengungkapkan gejala awal hepatitis biasanya menyangkut masalah di saluran cerna seperti nyeri perut, mual, muntah, demam, hingga diare.

Diare ditandai frekuensi buang air besar (BAB) tiga kali atau lebih dalam sehari dengan konsistensi lebih cair daripada biasanya. Feses atau tinja bisa hanya berupa air saja atau air dengan ampas.

"Pada anak kecil (bayi-bayi di bawah usia enam bulan) biasanya frekuensi BAB-nya cukup sering tetapi lihat perubahan konsistensinya. Mungkin awalnya ampas kemudian berubah menjadi air. Tetapi kalau rata-rata satu tahun, biasanya kalau frekuensinya sudah lebih dari tiga kali atau lebih dalam sehari sudah disebut diare," ujar Annisa, dikutip Jumat (13/5).

Baca juga: Orangtua Diminta tidak Panik Jika Anak Tunjukkan Gejala Awal Hepatitis

Kemudian, apabila gejala-gejala awal tidak segera mendapatkan penanganan, hal itu bisa memberat yang ditandai mata atau kuning terlihat kuning, perubahan warna urine menjadi lebih pekat dan cokelat seperti teh hingga penurunan kesadaran.

Perubahan warna feses atau tinja yang menjadi lebih pucat atau putih keabu-abuan juga termasuk gejala bila hepatitis memberat. 

Warna feses yang dianggap normal yakni kuning cerah, kuning kecokelatan, kuning kehijauan, kuning oranye.

Annisa menuturkan, hepatitis merupakan peradangan pada hati sehingga menimbulkan kerusakan sel-sel hati yang berfungsi untuk metabolisme tubuh, detoks racun, dan lainnya.

"Setelah sel hati rusak, nanti bisa berakibat paling berat adalah sel hatinya tidak bisa berfungsi lagi dan tidak kembali ke normal, yang disebut hepatitis akut berat," tutur dia.

Berbicara penyebab, umumnya hepatitis disebabkan virus hepatitis A, B, C, D, hingga E, kemudian obat-obatan tertentu dan penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan peradangan hati.

Hepatitis akut dan berat beberapa waktu terakhir dilaporkan dialami anak-anak di beberapa negara termasuk Inggris, Irlandia Utara, Spanyol, Amerika Serikat (AS), dan Indonesia. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyebab masalah kesehatan belum diketahui secara pasti karena virus umum yang menyebabkan hepatitis virus akut belum terdeteksi pada pasien.

Salah satu hipotesis utama WHO yakni adenovirus atau sekelompok virus umum yang menyebar pada orang-orang dan menyebabkan gejala pernapasan, muntah, dan diare pada anak-anak. 

Namun, faktor-faktor seperti peningkatan kerentanan di kalangan anak kecil setelah tingkat sirkulasi adenovirus yang lebih rendah selama pandemi covid-19, potensi munculnya adenovirus baru, serta koinfeksi SARS-CoV-2 saat ini masih diselidiki lebih lanjut oleh WHO.

Annisa menyarankan orangtua yang menemukan satu atau lebih gejala awal hepatitis pada anak segera membawa anak mreeka ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan.

"Sekarang ini karena sedang ada Kejadian Luar Biasa (KLB), orangtua yang menemukan anaknya satu atau lebih gejala langsung ke faskes untuk mendapatkan penanganan lanjut karena bila sudah masuk fase lanjut kadang-kadang lebih susah diobati dan sulit kembali sehat (pasien)," kata dia.

Terkait tatalaksana, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan sesuai gejala untuk melindungi hati pasien. Kemudian, bila ditemukan ada virus spesifik maka pemberian antivirus spesifik juga bisa dilakukan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Ist

Nongshim Ajak Masyarakat Tak Sisakan Makanan Saat Makan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 15:02 WIB
Karena salah satu sampah organik itu berasal dari sisa makanan yang saat ini menjadi salah satu kekhawatiran dunia. dan turut memicu...
dok.ist

Konferensi Tahunan IHRS Kembali Dihelat Tahun Ini

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 14:30 WIB
SETELAH dua tahun tidak diselenggarakan akibat pandemi COVID-19, kini, Indonesia HR Summit (IHRS), sebuah konferensi tahunan mengenai...
Ist

Film 'Bias' Karya Hanung Bramantyo Tembus Lebih dari 1 Juta Views

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 14:17 WIB
IFG Life merilis sebuah serial film pendek berjudul Bias karya sineas kenamaan Hanung Bramantyo yang ditayangkan melalui platform...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya